News Update
Siantar News / Headline / Warga Simalungun Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Sugimin, pelaku begal menjalani perawaatan usai dihakimi massa (Foto ist)

Warga Simalungun Nyaris Tewas Dihakimi Massa

SiantarNews| Seorang pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) bernama Siti Rolijah menjadi korban aksi begal dua pria, yang salah satu pelakunya, Sugimin (35) warga Tanah Jawa Kabupaten Simalungun.

Aksi begal itu terjadi di Simpang Nagodang, Desa Sosopan Kotapinang, Kabupaten Labusel. Saat itu, korban sedang mengendari sepeda motor Supra X 125. Tiba-tiba dia disetop dua orang pria yang tak dikenalnya. Korban yang curiga menolak berhenti. Namun kedunya memaksa.

Bahkan, tas korban yang berisi surat-surat berharga dirampas kedua pelaku. Beruntung, aksi itu dipergoki sejumlah warga yang melintas, sehingga satu di antara pelaku berhasil diamankan.

Tak pelak lagi, tersangka langsung dihajar warga hingga babak belur. Sedangkan rekan tersangka berhasil melarikan diri dan motor yang mereka gunakan ditinggalkan di lokasi kejadian.

Saat bersamaan, melintas polisi patroli yang langsung mengamankan pelaku. Selanjutnya, pelaku digiring ke Polsekta Kotapinang, beserta motor yang digunakannya.

Salah seorang warga di lokasi kejadian Amat Sobar Rambe (36) mengatakan, tersangka sempat menjadi luapan emosi warga.

“Untung polisi lewat di tempat kejadian. Kalau tak diamankan polisi, bisa habis dia,” kata Amat Sobar Rambe, kepada wartawan, Kamis (3/11/2016).

Sementara itu, Kapolsekta Kotapinang Kompol Alfin Saragih mengatakan, pihaknya masih mengejar seorang pelaku yang melarikan diri. “Satu tersangka lagi masih sedang dikejar anggota,” tandasnya.

Sumber : Sndonews.com

Editor : REM

Baca Juga

Pengedar Sabu Kembali dibekuk Polres Simalungun

SiantarNews|Simalungun,- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, kembali melakukan perburuan terhadap pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!