News Update
Siantar News / Simalungun / Politik & Pembangunan / Pengguna Jalan Keluhkan Pengerjaan Proyek Jalan Besar Sidamanik
Bahan Material yang terletak dan memakan bandan jalan

Pengguna Jalan Keluhkan Pengerjaan Proyek Jalan Besar Sidamanik

SiantarNews|Simalungun,- Perbaikan jalan Besar Sidamanik di Kabupaten Simalungun yang sebelumnya rusak dan berlobang kini sudah mulai diperbaiki. Namun perbaikan jalan yang dikerjakan oleh pihak ketiga (pihak Pemborong) tersebut menjadi keluhan bagi para pengendara kenderaan roda dua dan roda empat.

Hal tersebut dikeluhkan karena pada saat cuaca panas terik matahari, sepanjang jalan dari perbatasan kota Pematangsiantar menuju Sidamanik tersebut menyebabkan tanah dan abu yang kering beterbangan dan mengganggu pengguna jalan. Akibatnya tak sedikit pengendara harus harus menutup hidung serta mata dan ditakutkan bisa berakibat kecelakaan.

Hal itu diutarakan oleh warga sekitar jalan besar Sidamanik, Siborna, Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/10).

“Kami sebagai pengendara berharap agar pihak pengawas dari Pemkab Simalungun ataupun yang mengerjakan proyek untuk memberikan siraman air ke badan jalan sepanjang jalan besar Sidamanik, karena sangat menggangu kesehatan pengguna karena harus menghirup abu dan menutup mata saat berkendaraan,” ujar Flores Silitonga kepada wartawan.

Hal yang sama juga diutarakan oleh warga lainnya Rudi Gultom, yang pengguna jalan yang selalu melintasi lokasi pengerjaan proyek tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa tidak hanya menghirup abu, namun ketika hujan harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan licin dan becek, serta jalan yang berlubang tertutup air.

“Lebih parahnya lagi, saat hujan, kondisi jalan nya licin dan becek. Bahkan jalan yang berlubang itu tertutup sehingga pengendara harus berhati hati dan menghindari jalan yang tertutup air agar tidak menjadi korban jatuh ,” ungkapnya.

Pantauan wartawan, pihak rekanan tidak mengatatur bahan material sehingga memakan badan jalan hingga semakin sempit. Bahan material yang diduga asal diletakkan tersebut berpotensi menyebabkan kecelakaan pada pengguna jalan. Wartawan yang terjun dilokasi juga tidak menemukan papan informasi terkait kegiatan perbaikan jalan yang meneurut informasi diperoleh wartawan menelan anggaran miliaran rupiah.

Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas PU Bina Marga Simalungun Benny Saragih melalui telepon seluler, sambungan seluluer tidak mendapat respon. Pesan singkat yang dilayangkan juga tidak mendapat balasan. (Rey|Tim)

Baca Juga

Diamankan Warga Mencuri, Sinaga dan Siahaan Juga Kedapatan Simpan Narkoba

Siantarnews|Simalungun,-Zulkarnain Sinaga (30), warga Dusun Bahliran, Nagori Bahliran, Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun dan Herman ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!