Siantar News / Simalungun / Hukum & Kriminal / Naikkan Sawit Kemobil Lalu Diteriaki Maling Lembu, Massa Rusak Mobil Xenia
Mobil Yang dirusak Massa

Naikkan Sawit Kemobil Lalu Diteriaki Maling Lembu, Massa Rusak Mobil Xenia

SiantarNews|Peristiwa,- Satu unit mobil Xenia Silver No. Pol.: BK 1429 ZE dirusak oleh massa di Afdeling II 04 E Nagori Silampuyang Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Rabu (27/12/2017) sekira pukul 20.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, mobil mengalami rusak berat ditaksir kerugian berkisar Rp 20.000.000.

Kapolsek Bangun AKP Putra J Purba SH, menjelaskan, pengerusakan mobil diakibatkan diduga pengendara mobil melakukan pencurian ternak lembu.

Berawal pada hari Rabu (27/12/2017) sekira pukul 20.00 WIB, ketika Satpam Kebun Marihat melakukan patroli ke blok 01B, menemukan 2 orang laki-laki yang tidak dikenal menaikkan buah restan ke dalam 1 unit mobil Xenia Silver No. Pol.: BK 1429 ZE.

Melihat kedatangan Satpam Kebun Marihat, kedua laki-laki itu langsung menurunkan 4 tandan buah sawit dari pintu belakang mobil lalu melarikan diri dengan mengendarai 1 unit mobil Xenia Silver No. Pol.: BK 1429 ZE ke arah Pos Palang I.

Salah seorang Satpam kebun bergegas menghubungi piket Pos Palang I untuk menutup palang. Sementara saat tiba di Pos Palang I, melihat palang ditutup, kedua laki-laki tersebut menyuruh untuk membuka palang dan mengaku sebagai anggota TNI.

Melihat petugas jaga palang tidak menghiraukannya, mobil memutar balik arah menuju Huta IV Gerak Tani dengan kecepatan tinggi.

Karena di lokasi perkampungan mobil melaju dengan kecepatan tinggi, masyarakat berteriak maling lembu. Sehingga masyarakat (massa) dari Huta IV Gerak Tani Huta Pondok Pete dan Huta V Nagori Silampuyang Kecamatan Siantar melakukan pengejaran hingga mobil dapat dihentikan di Afdeling II 04 E Nagori Silampuyang Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dan massa langsung melakukan pengerusakan. Beruntung, kedua laki-laki yang tidak dikenal itu berhasil melarikan diri.

Informasi yang diperoleh, bahwa pihak perkebunan yang diwakili Pa Pam Kebun Marihat S. Siahaan melakukan koordinasi dengan pihak Yonif 122/ TS yang diwakili oleh Sertu Suadi Simaremare dan didapat kesepakatan permasalahan ini diselesaikan kemudian mobil dibawa ke Yonif 122/TS dengan membuat berita acara serah terima.

Sementara hasil korrdinasi yang dilakukan dengan pihak Yonif 122/TS dan pihak Perkebunan Marihat, kedua belah pihak mengaku tidak mengetahui identitas siapa pemilik dan pelaku pengerusakan mobil tersebut dan sampai saat ini belum ada laporan resmi yang dibuat ke Polsek Bangun mengenai pengerusakan ataupun pencurian buah sawit tersebut.(Rey|BS)

Baca Juga

Muncul Kembali ! Dipungli Rp 5 Juta, Guru Honor Pemkab Simalungun Mengadu ke Ombudsman

SiantarNews|MEDAN – Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) kembali menerima laporan praktik dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap ...