Siantar News / Simalungun / Hukum & Kriminal / Setelah 6 Hari, Pelaku Pembunuhan Sadis Boru Sihaloho Tertangkap

Setelah 6 Hari, Pelaku Pembunuhan Sadis Boru Sihaloho Tertangkap

SiantarNews |Simalungun,-Selama 6 hari sejak peristiwa, petugas Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba berhasil meringkus Pelaku pembunuhan sadis di Nagori Pematang Purba Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun terhadap korban Rosdelina Boru Sihaloho (51), Petani, Penduduk Nagori Pematang Purba diakibatkan pelaku merasa cemburu dan jengkel terhadap korban, Minggu (7/1/2018) sekitar pukul 19.00 Wib.

Peristiwa itu diketahui saat seorang saksi Hotben Purba (35) sedang berada di rumahnya, ia mendengar ada suara jeritan perempuan meminta tolong dari dalam rumah tetangga sebelah rumahnya, Jasalmon Simarmata (58).

Saat mendatangi rumah (asal suara), Hotben mendapati pintu depan Jasalmon Simarmata tertutup rapat dengan kondisi terkunci dari dalam. Namun ia terus mendengar suara minta tolong, “ampun Pak,,,,,ampun pak,,,,”.

Bersamaan dengan itu, tiga orang perempuan Nofeli Boru Tamba (35) Petani, Mak Gita (38) dan Rasmi Napitu (50), yang merupakan penduduk Nagori Pamatang Purba melintas dari depan rumah tersebut. Hotben pun memanggil ketiganya untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam rumah itu. Namun ketiganya hanya dapat mendengar suara jeritan minta tolong dari luar saja karena pintu terkunci.

Setelah usaha Hotben Purba gagal saat mencoba mendobrak pintu depan rumah tersebut, mereka memberitahukan kejadian itu kepada warga yang saat itu sedang melayat di sekitar perkampungan. Hingga Tio Boru Manurung (48), yang juga merupakan Penduduk Nagori Pamatang Purba datang ke lokasi dan saat membuka pintu depan rumah tersebut, ternyata sudah tidak terkunci lagi.

Di dalam rumah, ditemukan Rosdelina Boru Haloho (istri dari Jasalmon Simarmata) terlentang bersimbah darah di lantai yang beralaskan tikar dalam kondisi luka bacokan di wajah dan kepala. Sontak para saksi berteriak minta tolong dan warga sekitar yang mendengar langsung berdatangan.

Setelah menerima informasi peristiwa tersebut, petugas Polsek Purba langsung turun ke lokasi dan bersama dengan warga melakukan pertolongan terhadap Korban yang saat itu sudah dalam kondisi sekarat dengan membawanya ke Puskesmas Tigarunggu. Namun hasil pemeriksaan pihak Puskesmas, korban telah meninggal dunia.

Setelah dilakukan penyelidikan, perburuan pun dilakukan petugas gabungan Sat Reskrim dan Polsek Purba yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Damos C. Aritonang, S.IK dan Kapolsek Purba AKP R. Turnip terhadap pelaku Jasalmon Simarmata yang merupakan suami korban.

Hari pertama perburuan, pelaku diketahui kabur ke arah hutan yang berada di belakang rumahnya TKP tersebut, namun pelaku saat itu tidak ditemukan. Di hari kedua, pelaku diketahui berada di dalam sebuah gubuk, namun perburuan belum berhasil dikarenakan pelaku berhasil kabur ke lembah hutan di daerah tersebut.

Perburuan di hari ketiga, pencarian yang dilakukan bersama Pangulu dan Aparat Desa Nagori Pamatang Purba di ladang pelaku juga tidak membuahkan hasil. Begitu juga di hari keempat perburuan.

Pada hari ke lima, diperoleh informasi dari warga sekitar perladangan pelaku, bahwa sekitar pukul 20.00 wib, pelaku muncul di jalan umum. Kemudian jalan yang diduga sebagai pelarian pelakupun ditutup. Hingga pada hari ke enam, Jumat (11/1-2018) pukul 08.30 wib, Jasalmon Simarmata berhasil ditangkap dan langsung diamankan ke Mapolsek Purba,

Kepada petugas, Jasalmon Simarmata mengakui dan membenarkan perbuatannya. Dalam pernyataannya ia menerangkan peristiwa tersebut berawal pada hari Minggu (7/1-2018) sekira pukul 10. 00 wib, ia pergi ibadah ke Gereja GKPS Pamatang Purba dan kembali sekitar pukul 12.00 wib.

Setelah mengganti pakaian, Jasalmon pergi ke warung Sabes Lingga dan bertemu Jatton Turnip. Saat di warung, Jatton Turnip memberitahukan bahwa Istri Jasalmon ada di rumah Boru Nainggolan di Pamatang Purba. Jasalmon langsung berangkat bersama Jatton Turnip ke rumah Boru Nainggolan, di sana ia bertemu dengan istrinya Rosdelina Boru Sihaloho bersama Boru Nainggolan dan Anto Lingga serta ada 2 orang laki-laki dan perempuan di dalam kamar.

Saat itu Jatton Turnip mengajak Jasalmon Simarmata beserta empat orang yang ada di dalam rumah tersebut untuk memanggang ikan dan daging. Hingga sekitar pukul 17.00 wib, Jasalmon bersama istrinya Rosdelina Boru Sihaloho pulang ke rumahnya diantar Edy Sipayung mengendarai sepeda motor.

Sesampai di rumah, Jasalmon bertanya istrinya “Mengapa kau tidak memberitahu ke aku, kalau kau pergi kerumah Boru Nainggolan dan di hubungi dengan HP tidak diangkat”, “Begitu aja apa salah”, jawab Rosdelina. “Kalau kau pergi, permisi sama saya”, kata Jasalmon, namun istrinya mengoceh dan menjawab-jawab. Jasalmon kembali mengatakan “Untuk apa kita berumah tangga kalau tidak saling menghargai”, dijawab istrinya “Sudahlah-sudahlah”. “Kalau aku yang berbuat begitu, bagaimana perasaanmu”, tanya Jasalmon kembali, Rosdelina kembali menjawab “Udalah, ayolah keluar, bosan ngomong sama kau”. Bersamaan dengan jawaban istrinya itu, Jasalmon beranjak ke dapur mengambil sebilah parang dan menghampiri istrinya Rosdelina Boru Sihaloho yang masih duduk di lantai ruang tamu, kemudian meletakkan parang tersebut di sampingnya.

Saat istrinya hendak beranjak sambil menyandang tasnya, tiba-tiba Jasalmon langsung membacok kepala istrinya dari belakang dan disusul dengan membacok wajah, tangan serta perut istrinya secara membabi buta, hingga istrinya Rosdelina Boru Sihaloho jatuh terlentang dalam keadaan sekarat. Setelah melakukan perbuatanya, Jasalmon langsung melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya menuju Hutan.

Namun saat ini pelaku bersama barang buktinya sebilah parang telah diamankan di Mapolsek Purba untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.(Robs|Ed)

Baca Juga

Diduga Hilang Kendali, Truk Tangki Terbalik di Sibaganding

SiantarNews|Simalungun,- Mobil truk Tangki BK 9911 TO terpaksa harus ditarik menggunakan alat berat akibat terbalik ...