News Update
Siantar News / Headline / Buset, Oknum Dewan Simalungun Diduga Merambah Hutan
Jandri Damanik (Foto ist)

Buset, Oknum Dewan Simalungun Diduga Merambah Hutan

SiantarNews|Simalungun-Seorang anggota DPRD Simalungun berinisial DS diduga merambah hutan di Kawasan Register Simbolon I Nagori Bah Hapal Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun beberapa waktu yang lalu.

Menyikapi itu, Komite Nasional Lutheran World Federation di Indonesia sudah mengadvokasi kasus perambahan hutan tersebut

“Sudah dua terjadi perambahan hutan di Kawasan Register Simbolon I, kami sudah mengeceknya. Cara perambahanya menggunakan mesin chainshow (gergaji mesin), kayunya diolah ditempat,”kata Jandri Damanik, Koordinator Diakonia, Komite Nasional Lutheran World Federation di Indonesia, Rabu (2/11/2016).

Setelah kayu diolah di tempat, kata Jandri kayu ini dibawa ke sebuah panglong yang berada di Kecamatan Raya.

“Kayu-kayu ini dari penelusuran kami dari masyarakat dibawa ke panglong UD T yang merupakan milik dari orangtua dari anggota DPRD Simalungun berinisial DS,” ujar Jandri Damanik.

Organisasi yang konsen dalam lingkungan ini, kata Jandri juga mengetahui bahwa saat ini ada penangkapan dilakukan oleh Polsek Raya terhadap satu truk kayu hasil dari hutan register tersebut, namun hingga kini prosesnya belum berjalan.

“Kami sudah ke Polsek Raya mempertanyakan soal penangkapan kayu ini. Kapolseknya sepertinya gerah dengan kehadiran kami. Saat kami tanyai itu, Kapolsek yang bermarga Siregar itu menyampaikan bahwa kayunya sudah diamankan di tempat yang aman. Namun mereka tidak mau memberitahu di mana tempatnya itu,” ujarnya.

Hingga berita ini dituliskan, Kapolsek Raya AKP L Siergar belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. (snw-trb)

Baca Juga

Pengedar Sabu Kembali dibekuk Polres Simalungun

SiantarNews|Simalungun,- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, kembali melakukan perburuan terhadap pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!