News Update
Siantar News / Headline / Amin Rais Sebut Penyebar Pencalonan Anaknya Calon Wagubsu Sebagai Cebong-Cebong
Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais menjawab pertanyaan awak media sebelum menghadiri audiensi bersama Pansus Hak Angket KPK di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 19 Juli 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Amin Rais Sebut Penyebar Pencalonan Anaknya Calon Wagubsu Sebagai Cebong-Cebong

SiantarNews|Jakarta,- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, mengatakan pelaku penyebar berita bohong tentang pencalonan anaknya, Mumtaz Rais, sebagai calon wakil gubernur Sumatera Utara tidak memiliki akal sehat. Ia pun meminta pelaku untuk segera bertaubat.

Menurut dia, kabar yang viral di media sosial itu adalah hoaks dan Mumtaz sendiri kaget mendengarnya.

“Yang menyebarkan itu mohon bertaubatlah. Jadi ini mudah-mudahan bisa menghilangkan kesimpang-siuran,” katanya dalam sebuah video yang di-retweet oleh akun Twitter PAN @Official_PAN, Senin, 13 November 2017.

Dalam video itu, Amien menyebut informasi hoaks ini adalah sebuah penghinaan kepada dirinya yang seolah-olah senang anaknya bakal maju dalam pemilihan kepala daerah tahun depan. Ia pun menyebut pelaku penyebar hoaks ini sebagai kecebong.

“Itu cebong-cebong yang tidak ada bertanggung jawab. Selamat jalan cebong, silakan pergi ke laut. Insya Allah kami tetap punya akal sehat, akidah kuat, dan tidak mudah digoncang dengan berita hoaks yang tidak bermutu,”

Di sebuah video lainnya, Amien menjelaskan tidak masuk akal Mumtaz mencalonkan diri di Sumatera Utara. Sebab Mumtaz lahir dan besar di Yogyakarta.

“Ini kegendengan, yang buat saya kira gendeng, yang buat perlu dioperasi pikiran akal sehatnya itu. Saya sebagai bapaknya mengatakan sama sekali tidak betul,” kata Amien.

Screnchot Pernyataan Amin Rais di laman FB

Sebelumnya, kabar pencalonan Mumtaz ini viral di media sosial. Ia disebut akan berpasangan dengan Bupati Simalungun, JR Saragih yang beragama Kristen Protestan. Sejumlah warganet pun menimpali isu tersebut dengan mengaitkannya pada isu SARA dan pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, turut membantah kabar ini. Menurut dia DPP PAN telah memiliki keputusan dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara berdasarkan rekomendasi dari DPW.

Dari rekomendasi DPW itu, kata Eddy, tidak menyebutkan pasangan Saragih-Mumtaz Rais. “Dalam internal kami tidak ada pembahasan mengenai pencalonan JR Saragih berpasangan dengan Mumtaz Rais,” kata Eddy dalam keterangan tertulisnya.(REY|TPO)

Klarifikasi AR atas JRS dan MR atas pencalonan anak nya di Pilkada SU 2018

Cc; shobibul Shohibul Anshor Siregar Musho Lsm Lpri Sumut 😊

Posted by Ibnu Dona on Monday, November 13, 2017

Baca Juga

Pengedar Sabu Kembali dibekuk Polres Simalungun

SiantarNews|Simalungun,- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, kembali melakukan perburuan terhadap pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!