Siantar News / Headline / Pilkada Damai di Deklarasikan di Siantar
Paslon bersama Uspida Kota Siantar dan Ulama

Pilkada Damai di Deklarasikan di Siantar

SiantarNews|Siantar,- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara damai dan bermartabat dideklarasikan di lapangan Haji Adam Malik, Kota Siantar, Jumat (11/11/2016). Deklarasi itu, digagasi oleh Pemko (Pemerintah Kota) Siantar.

Deklarasi ditandai dengan pelepasan balon membawa banner bertuliskan “Deklarasi Masyarakat Siantar”. Sebelumnya, deklarasi juga ditandai dengan penandatangan point deklarasi di spanduk, oleh empat paslon, Pj Walikota Siantar, Kasrem 022/PT, Kapolres Siantar, Dandim 0207/Simalungun, Ketua MUI Siantar, Ketua KPU Siantar, Ketua DPRD Siantar dan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Siantar, Eliakim Simanjuntak mengatakan, semua calon harus berani tidak melakukan money politik. Namun itu bisa terwujud, bila setiap masyarakat pemilih sadar dan mengawasi dirinya sendiri, untuk tidak menerima duit politik.

Sedangkan Pj Walikota Siantar, Anthony Siahaan menekankan agar pimpinan SKPD beserta jajarannya, agar menjaga kedisiplinannya sebagai aparatus sipil negara. Lalu berharap, agar KPU Kota Siantar menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Pada acara deklarasi damai itu, setiap pasangan calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutannya. Dari empat paslon, secara  tegas dan gamblang mengajak untuk tidak melakukan politik uang (money politik)  adalah paslon Sujito dan Djumadi (Sujud) serta Teddy Robinson Siahaan dan Zainal Purba (TRS – Zainal).

TRS meminta masyarakat untuk tidak apatis. Karena Siantar bisa lebih baik lagi ke depan. Untuk itu, masyarakat ia harapkan, supaya tidak memilih karena “cair”.

Sedangkan Sujito, selepas acara menyampaikan harapannya, agar masyarakat tidak terjebak money politik. Dan mengajak pemilih, agar memilih dengan hati, bukan dengan upeti. “Pilihlah dengan hati, jangan dengan upeti,” ucap Sujito didampingi Djumadi.

Sementara itu, Hulman Sitorus pada kesempatan itu menyampaikan rasa kecewanya terhadap PNS yang diadukan ke Panwaslih, karena kedapatan berphoto dengan pasangan calon. “Namanya orang minta photo, masak ditolak,” sebutnya.

Lanjut Hulman, menurutnya aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di Siantar merupakan orang yang cerdas. Sehingga mereka tahu harus berbuat yang ingin mereka lakukan.

Selanjutnya, Calon Wakil Walikota Siantar nomor 4, H Sailanto juga menyampaikan sambutan di acara itu.  Calon ini, tidak begitu banyak hal yang ia bahas maupun sampaikan.

Editor : MGP

Baca Juga

Mobil Terbakar di SPBU Perumahan Perwira Korem 022/PT

SiantarNews|Simalungun,- Satu unit mobil Toyota Kijang BK 1612 TJ milik Dinas Korem 022/Pantai Timur terbakar saat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!