News Update
Siantar News / Headline / Penempatan Pejabat Pemko Siantar Bukan Pada Tempatnya, Hefriansyah Dinilai “NATO”
Pelantikan 776 Pejabat Struktural Pemko Siantar eselon III dan IV di Aula USI (Foto Ist)

Penempatan Pejabat Pemko Siantar Bukan Pada Tempatnya, Hefriansyah Dinilai “NATO”

SiantarNew|Siantar-Pelaksana Harian (Plh) Walikota Siantar Hefriansyah di berbagai kesempatan sering menegaskan agar para stakeholders Kota Siantar termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bekerja dengan profesional. Namun apa yang disampaikannya itu, ternyata tidak sesuai perkataan dan perbuatan alias “NATO” (No Action Talk Only).

Buktinya, pelantikan 776 pejabat eselon III dan IV pada Selasa (16/5/2017) kemarin, terdapat sejumlah pejabat yang tidak sesuai dengan disiplin ilmunya. Hal itu dibeberkan Koordinator Siantar-Simalungun Goverment Watch (SSGW) Martua Nainggolan kepada Siantarnews.com saat ditemui di Kedai Kopi Siahaan Jalan Gereja, Simpang Empat, Kota Siantar, Kamis (18/5/2017).

Menurut Martua, Sekretaris Badan Keuangan Daerah yang dipercayakan kepada Kurnia Lismawatie, MT, tidak tepat lantaran Kurnia berlatarbelakang magister tehnik. “Ia (Kurnia-red) kan sebelumnya Sekretaris Dinas Tarukim. Bagaimana ia bekerja profesioanal, padahal bidang yang ditekuni selama ini di tehnik,” ujarnya.

Selain Kurnia sambung Martua, seorang terpidana bernama Ramlan juga dipercayakan sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Tarukim. Padahal, sesuai putusan Pengadilan Negeri (PN) Siantar nomor 252/Pid.B/2015/PN.PMS menjatuhkan pidana penjara selama 5 bulan. Putusan itu dibacakan hakim ketua Roziyanti.

Selanjutnya, melalui putusan Pengadilan Tinggi Medan hukuman itu berkurang. Putusan nomor 241/PID/2016/PT.MDN akhirnya menjatuhkan 4 bulan pidana penjara. Putusan dibacakan hakim ketua Sabar Tarigan Sibero dam selanjutnya akan dilakukan eksekusi MA.

“Kurnia dan Ramlan hanya bagian kecil dari kebijakan Wakil Walikota Siantar yang menodai clean goverment dan jauh dari konsep The Right Man On The Right Place,” tandas Martua.

Untuk itu, Martua berharap, publik terus mengawal pemerintahan Hefriansyah agar apa yang dijanjikannya dapat diwujudkan membawa Kota Siantar yang lebih Mantab, Maju dan Jaya. ” Saat ini, Hefriansyah sebagi pemimpin publik masih terjebak pada tataran ceremonial belaka, tanpa ada terobosan. Itu kemudian diperparah dengan penempatan pejabat kemarin yang kian jauh dari harapan publik,” pungkasnya. (RS|REM)

Baca Juga

Kapal Selam Argentina dan 44 Awak Hilang di Samudra Atlantik

SiantarNewslInternasional,-Angkatan Laut Argentina sedang kelabakan. Salah satu kapal selam milik mereka dengan 44 awaknya sudah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!