News Update
Siantar News / Headline / Ngaku Pengusaha Sukses di Jakarta, Sopir Pribadi Tipu Korbannya
Sumina yang mengenakan Jilbab merah muda saat di Ruang SPKT Mapolres Siantar.

Ngaku Pengusaha Sukses di Jakarta, Sopir Pribadi Tipu Korbannya

SiantarNews|Siantar,- ​Sumina (47) warga Titi Besi Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun mengalami kerugian sebanyak Rp.6 juta. Sumina menjadi korban penipuan oleh seseorang bernama Zaki (38) warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. 

Dengan modus ingin menjadikan anak Sumina sebagai anak angkatnya, Zaki, pria yang kesehariannya sebagai sopir pribadi ini mengaku sebagai pengusaha sukses di Jakarta untuk melancarkan aksinya dan mengelabui Sumina.

Dari keterangan Sumina, Awal perkenalannya dengan zaki saat diperkenalkan oleh seorang perempuan yang biasa dipanggil Bunda. Sumina bercerita saat berbelanja di Pasar Horas, Bunda mengenalkan Zaki dan mengatakan bahwa Zaki adalah seorang pengusaha sukses di Jakarta dan berniat ingin menjadikan anak dari Sumina menjadi anak angkat Zaki.

“Ada temannya biasa dipanggil Bunda mengenalkan samaku waktu ketemu belanja di Pasar Horas. Dibilang si Zaki orang kaya di Jakarta, dan mau mengasuh anak orang dijadikan anak angkat dan berjanji akan memberikan seluruh harta kekayaannya,” terang Sumina di Mapolres Siantar, Sabtu (27/5). Sumina pun percaya dan diperkenalkan oleh Bunda langsung dengan Zaki.

Sewaktu bertemu langsung dengan Zaki, Sumina mengatakan bahwa saat itu zaki berjanji akan merawat anak dari Sumina sampai besar, dan akan mewariskan harta kekayaan Zaki kepada anak Sumina. Disaat itu pula lah Zaki meminta sejumlah uang kepada Sumina dengan berdalih ongkos kembali ke Jakarta.

“Aku senang kali waktu itu, terus Zaki minta uang 3 juta dengan alasan untuk ongkos pulang ke Jakarta di bulan September 2016 tahun lalu, uang sebanyak Rp 3 juta kukirim ke nomor rekeningnya,” ujarnya.

Bertempat di Kompleks Megaland Jalan Sangnaualuh bulan November 2016 berikutnya, Sumina dan Zaki kembali bertemu. Dalam pertemuan itu, Zaki kembali meminta uang sebanyak Rp.3 juta dengan alasan ongkos keberangkatannya dengan kedua anak Sumina.

Setelah uang tersebut diberikan, selanjutnya Sumina tidak tahu dimana keberadaan Zaki yang tak kunjung membawa kedua anak Sumina ke Jakarta.

Baru pada hari ini, Sabtu (27/5), Sumina bertemu dengan Zaki di Simpang Bah Jambi. Dari pengakuan Sumina, Zaki sempat ingin dipukuli warga sekitar dan beruntung Zaki diamankan ke Mapolsek Bangun dan selanjutnya diserahkan ke Mapolres Siantar.

“Kami telepon nomornya nggak aktif hapenya. Tadilah dia ketemu sama kami di simpang Bah Jambi. Sempat juga dia mau dipukuli sama warga di sana, Terus petugas Polsek Bangun mengamankan dan menyerahkan ke sini (Mapolres Siantar) ,” tutur Sumina.

Di Mapolres Siantar, Sumina membuat Laporan pengaduan dan mengaku telah mengalami kerugian sebesar Rp.6 Juta.

Sampai berita ini diturunkan ke meja redaksi, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Siantar. (Gid)

Baca Juga

DKI Kota Toleransi Terendah, Manado Kota Paling Toleran Menyusul Pematangsiantar

SiantarNews|Jakarta,– SETARA Institute menggelar konfrensi pers terkait peringkat kota toleran se-Indonesia (IKT). Hasil Manado sebagai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!