Siantar News / Siantar / Politik & Pembangunan / Memalukan ! Urusan Alat Kelengkapan Dewan, Pimpinan DPRD Siantar Hampir Adu Jotos
Suasana Kericuhan DPRD Siantar

Memalukan ! Urusan Alat Kelengkapan Dewan, Pimpinan DPRD Siantar Hampir Adu Jotos

SiantarNews|Siantar,- Usai skors dicabut, rapat paripurna DPRD Kota Siantar, kembali berlangsung alot. Adu-adu argumen terjadi dalam rapat pembahasan penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Adu argumen terjadi dimana ada beberapa anggota dewan meminta agar Fraksi Indonesia Raya diberikan waktu untuk menyelesaikan permasalahan mereka, namun dilain pihak ada juga anggota dewan yang meminta agar rapat paripurna tetap dilanjutkan.

Bukan tak beralasan, beberapa anggota dewan menilai bahwa Fraksi Indonesia Raya sudah diberikan waktu selama satu jam hingga rapat diskors untuk menyelesaikan masalah internalnya. Namun permasalahan tersebut tidak mendapat titik temu hingga adu argumen sesama anggota DPRD Siantar akibat persoalan tersebut semakin alot.

Melihat situasi tersebut, beberapa anggota mencoba interupsi untuk mengutarakan pendapatnya. Belum melayani interupsi, Eliakim Simanjuntak tiba-tiba saja langsung angkat palu sidang dan memukulnya serta menyatakan rapat tersebut diskors dengan waktu yang tidak ditentukan.

Mendengar hal tersebut, beberapa anggota DPRD emosi. Dua pimpinan DPRD yakni Wakil Ketua Mangatas Silalahi dan Timbul Lingga jadi ikut emosi karena menganggap Eliakim arogan yang begitu saja mengetuk palu untuk menskors rapat. Dan tidak terelakkan lagi, kedua pimpinan tersebut membanting mixroponnya diikuti anggota DPRD lainnya.

Eliakim akhirnya beranjak dari kursinya dan langsung dikejar oleh dua pimpinan DPRD lainnya. Aksi saling cekik leher dan tarik menarik kerah baju terjadi.

Kekisruhan pun tak terhindarkan, sejumlah anggota dewan lainnya mencoba turut melerai. Akhirnya Eliakim pun dikawal hingga keluar ruang sidang paripurna, sedangkan Mangatas Silalahi dan Timbul Lingga kembali melanjutkan persidangan tanpa ketua DPRD tersebut.

Melihat Eliakim meninggalkan ruangan, seluruh anggota Fraksi Demokrat dan Fraksi Nurani keadilan serta Oberlin malau tampak meninggalkan ruangan rapat paripurna. ” Lanjutkan persidangan, ganti pimpinan sidang”, teriak anggota DPRD lainnya.

Sepeninggal Eliakim bersama rekannya, anggota DPRD  tinggal 19 orang dan berinisiatif melanjutkan rapat paripurna dan mencabut skors yang dipimpin Mangatas dan Timbul karena menganggap skors dari Eliakim tidak sah.

Salah satu anggota DPRD Siantar Kiswandi mempertanyakan keabsahan rapat tersebut karena tadi sudah diskors oleh Ketua DPRD. Menjawab hal tersebut, Timbul Lingga meminta waktu berkonsultasi selama 20 menit bersama Mangatas Silalahi.

Usai 20 menit berlalu, Timbul Lingga menyampaikan sidang paripurna akan digelar kembali pada tanggal 5 sesuai tata tertib DPRD. Dalam hal ini dirinya bersama Mangatas Silalahi akan mengundang Eliakim dalam rapat pimpinan terkait siapa nantinya yang akan memimpin persidangan.

” Kalaupun Eliakim tidak berkenan hadir, maka persidangan akan dilanjutkan yang dipimpin saya atau Mangatas Silalahi”, sebut Timbul Lingga.

Sebelum persidangan ditutup, Hendri Dunand dari Fraksi Indonesia raya menilai sikap yang ditunjukkan Eliakim arogan, untuk itu dirinya meminta kepada seluruh anggota DPRD agar memberi sikap terkait hal tersebut. Menanggapi hal ini, Mangatas berjanji akan menanggapi hal tersebut.(Rey)

Baca Juga

Supir Angkot dan Abang Becak Kembali Demo Gojek Dan Grab di Siantar

SiantarNews|Siantar,- Pasca aksi beberapa waktu lalu, ratusan supir angkutan kota (Angkot) dan pengemudi Becak (BSA) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!