Siantar News / Headline / Jaga Toleransi Antar Umat Beragama, Satpol PP Siantar Tertibkan Pedagang Babi “Liar”

Jaga Toleransi Antar Umat Beragama, Satpol PP Siantar Tertibkan Pedagang Babi “Liar”

SiantarNews|Siantar,- Puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Siantar dibantu aparat TNI dan Polri, tertibkan keberadaan pedagang babi “liar” di Jalan Tarutung, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Rabu (9/11/2016).

Dari empat kios yang ada disana, dua kios dibongkar paksa oleh personil Sat Pol PP yang dipimpin Kasi Ops Sat Pol PP Kota Siantar, Arfin Sinaga. Sedangkan dua kios lainnya, sebelum kedatangan personil, sudah lebih dahulu membongkar sendiri.

Dari penertiban itu, Sat Pol PP sebagai penegak Perda (Peraturan Daerah), menyita sejumlah bahan dan barang untu berjualan. Seperti, meja, timbangan, telenan, parang,  sejumlah bahan bangunan kios yang dibongkar dan lainnya.

Kasi Ops Sat Pol PP, Arfin Sinaga mengatakan, penertiban itu sendiri dilakukan, setelah himbauan berulang kali telah disampaikan kepada para pedagang. Namun himbauan itu tidak mendapat tanggapan positif dari para pedagang. Bahkan surat teguran juga sudah tiga kali dilayangkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Sat Pol PP) Kota Siantar, Zulham Situmorang MSi menjelaskan, penertiban itu juga dilakukan, untuk menjaga toleransi tetap terjaga  di Kota Siantar. Untuk itu, ia-pun berharap, seluruh pedagang dan warga, agar selalu mengawal rasa toleransi antar umat beragama.

Katanya, kondisi di Jalan Tarutung, persisnya diseputaran pedagang babi “liar” yang ditertibkan tadi, merupakan lokasi pelajar menunggu angkutan kota (angkot), termasuk siswa muslim. Juga tidak jarang pula, banyak warga yang melintas di jalan itu.

Sehingga,  perlu diberikan kenyamanan bagi setiap warga. Apalagi, untuk pedagang babi sudah disediakan lokasinya di seputaran SKI. Selain itu, keberadaan pedagang itu, tidak memiliki izin berjualan dan berada diberam jalan.

Selanjutnya, Zulham Situmorang menegaskan, bila pedagang tetap membandal, dengan kembali memuka lapak jualannya disana, maka Sat Pol PP akan bertindak lebih tegas lagi. Dimana, jika nantinya ditertibkan kembali, maka Sat Pol PP tidak akan mengembalikan barang maupun bahan dagangan kepada para pedagang tersebut.

“Kalau mereka tetap membandal dan berjualan lagi, maka penertiban selanjutnya, barang dagangan dan bahan bangunan kios berjualan yg disita tidak akan dikembalikan lagi. Karena mereka tadi sudah buat surat perjanjian,” tandasnya.

Editor : MGP

Baca Juga

Pematangsiantar Fasilitasi 1.000 Lowongan Kerja

SiantarNewslSiantar,-Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara memfasilitasi 1.000 lowongan kerja melalui pameran bursa kerja atau job ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!