News Update
Siantar News / Headline / Ini Nilai Lebih Paslon “Manis” Dibandingkan Rivalnya
Hefriansyah Bersama Hulman Sitorus (foto : Ist)

Ini Nilai Lebih Paslon “Manis” Dibandingkan Rivalnya

SiantarNews|Siantar-Calon Walikota Siantar Hulman Sitorus SE dinilai punya nilai lebih dibandingkan ketiga rival politiknya. Nilai lebih yang paling khas itu adalah, Hulman Sitorus mampu mengimplementasikan politik menjadi indah, menggembirakan dan menyenangkan.

“Hulman mampu menyemarakkan suasana, menjadikan politik hal yang menyenangkan, paslon lainnya cukup tegang dan terlalu serius,” ujar Freddy Hasiholan Sinaga S.Sos, Aktivis NGO (Non Goverment Organization) Elpemas (Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat Siantar-Simalungun) saat dimintai tanggapannya tentang kerja-kerja politik yang dilakukan empat Paslon Walikota-Wakil Walikota Siantar di Koktung Mega Land, Jalan Asahan, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Jumat (11/11/2016)

Politik kata Freddy akan menjadi sangat indah dan menyenangkan jika para Calon Walikota menggunakan kesempatan yang dimilikinya untuk bekerja, meyakinkan rakyat, melayani rakyat dengan sepenuh hati. Melayani dengan ikhlas, dan tidak mengejar kekayaan dan jabatan serta tidak ada keberpura-puraan.

Bagaimana agar dengan kekuasaannya kelak, dia bisa membuat aturan-aturan yang sesuai dengan norma-norma ketimuran. Bagaimana dengan melalui kekuasaannya kekayaan kota ini bisa dikelola oleh warga  sendiri, tidak diserahkan ke pihak asing untuk mengelolanya.

“Kalau boleh jujur, politik menggembirakan itu ada dalam diri Cawalkot Hulman Sitorus. Bagi sebagian orang khususnya lawan politik dia, berpolitik lewat nyanyian dianggap ketidak mampuan mengelaborasi gagasan, padahal itu (bernyanyi) bagian dari politik yang menyenangkan. Anda bisa bayangkan dikala Pilkada Siantar ditunda, dikala para elit politik lokal mempertontonkan arogansinya, ketidakpeduliannya, sosok Hulman hadir dan bercengkrama dengan masyarakat,” ujarnya.

Para calon ataupun politisi yang baik akan memikirkan bagaimana kekuasaan yang kelak dimilikinya bisa memuliakan dan menghargai karya anak Kota Siantar. Dan Bagaimana dengan kekayaan yang dimiliki, kota ini bisa dikelola untuk mensejahterakan rakyat.

“Pilkada hanya ibarat permainan yang lucu dan mengasikkan. Tidak perlu ada saling fitnah, tidak perlu ada saling menjatuhkan, tidak perlu ada perkelahian, tidak perlu ada kerusuhan. Yang ada hanya berebut melayani rakyat dengan sepenuh hati, dikala ada bencana, di kala ada prahara, dikala ada yang sakit, dikala ada yang membutuhkan, kita semua berbondong-bondong untuk membantu meringankan beban rakyat.

Untuk itu, ia pun meminta para Paslon, dan Tim Sukses  (TS) berfikir jernih, siap bekerja, melayani, ikut andil dan meramaikan dunia perpolitikan saat ini, dimanapun dan dari partai apapun. “Jika tidak, maka perpolitikan di Kota Siantar akan diisi oleh orang-orang yang munafik, egois, paranoid dan sombong, mengimport pelaku politik dari luar daerah dan berpikiran dengan kekuasaan bisa mendapatkan segalanya, harta, kekayaan, dan jabatan,”pungkasnya

Editor : REM

 

Baca Juga

DKI Kota Toleransi Terendah, Manado Kota Paling Toleran Menyusul Pematangsiantar

SiantarNews|Jakarta,– SETARA Institute menggelar konfrensi pers terkait peringkat kota toleran se-Indonesia (IKT). Hasil Manado sebagai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!