Siantar News / Headline / Tabrakan Beruntun 3 Tewas, Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Laka Maut

Tabrakan Beruntun 3 Tewas, Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Laka Maut

​SiantarNews|Siantar,-Personil Sat Lantas Polres Simalungun, Jumat (3/3/2017), gelar olah tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan beruntun yang melibatkan truk fuso BK 8907 TD, kontra tiga angkutan kota (angkot) di Jalan Asahan, Km 3,5, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dari lokasi kejadian, Kanit Laka Sat Lantas Polres Simalungun Iptu Jhonni Silalahi menyatakan, sopir truk fuso, Suriono telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan lalulintas menyebabkan kematian (laka maut), yang terjadi kemarin siang dan menewaskan tiga orang.

“Sopir (truk) resmi kami tetapkan sebagai tersangka, dari hasil penyelidikan kami (Sat Lantas Polres Simalungun), ditambah keterangan beberapa saksi,” ucap Iptu Jhonni Silalahi.

Loading...

Dijelaskan Jhonni, selain ditetapkan sebagai tersangka, sopir “maut” itu, juga masih ditahan. Serta dijerat dengan pasal 359 UU nomor 22 tahun 2009, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. “Sopir dikenakan pasal 359 undang undang 22 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun,” sebutnya.

Tampak, saat olah TKP sedang dilakukan, petugas Sat Lantas turut menghadirkan sopir “maut”, Suriono (47), warga Huta I Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok. Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Olah TKP, digelar sekira jam 10.30 WIB tadi, hingga selesai.

Disela-sela olah TKP, Suriono mengatakan, peristiwa tragis itu terjadi, ketika truk yang dikemudikannya hendak mendahului mobil yang ada didepannya. Sehingga, truk tersebut “mengambil” bagian kanan badan jalan.

Lalu, saat bersamaan, Suriono mengaku rem mobil truk-nya blong. Sehingga peristiwa kecelakaan-pun terjadi. “Rem blong, bang. Sehingga tak bisa ku rem lagi,” ucap Suriono, sembari menambahkan, kalau saat itu dirinya membawa truk, hendak menuju Bagan Batu, Provinsi Riau, untuk memuat kayu.

Pengakuan rem blong itu, langsung dibantah Kanit Laka Sat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jhonni Silalahi, saat diwawancarai jurnalis, juga di lokasi olah TKP. Menurut Jhonni, rem truk fuso tersebut tidak blong.

“Waktu dibawa (kemarin) dari lokasi kejadian ke Aspol (tempat truk fuso diamankan), rem truk itu bagus kok. Tak ada masalah,” ujar Iptu Jhonni Silalahi.

Editor : MGP

Klik Disini Untuk Mendaftar

Baca Juga

Dermaga Sandaran KMP Ihan Batak Berbiaya 24, 5 Miliar

SIANTARNEWS | SAMOSIR-Berwisata ke Danau Toba, khususnya ke Pulau Samosir semakin nyaman dan aman. Sarana ...