News Update
Siantar News / Headline / Hendak Berobat, Anggota DPRD Siantar Ditolak Perawat RSU Djasamen Saragih
Anggota DPRD Siantar, Tongam Pangaribuan (Foto ist)

Hendak Berobat, Anggota DPRD Siantar Ditolak Perawat RSU Djasamen Saragih

SiantarNews|Siantar-Aksi mogok kerja yang dilakukan sejumlah dokter di RSUD Djasamen Saragih berbuntut panjang. Siapa pun pasiennya, baik yang kaya maupun yang miskin tak akan dilayani, lantaran dokter jaga tidak ada.

Buktinya, anggota DPRD Siantar Tongam Pangaribuan saat hendak berobat lantaran sakit tipus yang dideritanya kambuh, ditolak pihak rumah sakit RSUD Djasamen Saragih. Sakin kesalnya, ia pun berinisiatif pindah ke RS Vita Insani.

Kepada wartawan ketika ditemui di RSVI, Tongam menceritakan kronologi ketika dirinya hendak masuk ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan langsung ditolak oleh dua orang perawat.

Penuturan perawat rumah sakit daerah ini lanjut Politisi NasDem ini bahwa sudah dua minggu, pasien ditolak alias tidak diterima. Penyebabnya, karena tidak ada dokter jaga di IGD. “Katanya enggak ada dokter jaganya, hanya 2 katanya pasien orang itu (RSUD),” ujarnya dengan kesal.

Tongam yang mengalami sakit tipus mengatakan, dia juga telah mengkonfirmasi Wakil Direktur (Wadir) II, Suryatno. Namun bukan solusi yang diterima, justru hal senada dikatakan oleh Suryatno. “Dia malah bilang memang enggak terima pasien, bukan solusi diberikan,” ucapnya kesal.

Anggota Komisi I DPRD Kota Siantar yang membidangi rumah sakit ini menyatakan, ia sempat disuruh untuk menelepon Wadir I Maya Damanik, namun dia enggan menelepon dan langsung mengambil inisiatif untuk berpindah RS. “Ngapain lagi nelpon dr Maya, toh enggak ada solusi, makanya langsung pindah RS lah,” katanya masih dengan nada kesal.

Tongam berharap kejadian ini menjadi perhatian dari Pemko Siantar. Sebab hal ini menyangkut kesehatan masyarakat. “Ini harus segera ditindak lanjuti oleh Pemko Siantar.

Penulis : SNW04

Editor : REM

Baca Juga

DKI Kota Toleransi Terendah, Manado Kota Paling Toleran Menyusul Pematangsiantar

SiantarNews|Jakarta,– SETARA Institute menggelar konfrensi pers terkait peringkat kota toleran se-Indonesia (IKT). Hasil Manado sebagai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!