Siantar News / Headline / Duh, Tim TRS-Zainal dan Westo Nyaris Adu Jotos
Cawawalkot Siantar, Hefriansyah

Duh, Tim TRS-Zainal dan Westo Nyaris Adu Jotos

SiantarNews|Siantar-Dialog interaktif Pilkada Siantar yang difasilitasi Sekolah Tinggi Teologia (STT) HKBP, Sabtu (5/11/2016) sempat ricuh dan nyaris adu jotos antar sesama tim sukses (TS) Paslon. Kejadian itu bermula saat Cawalkot Wesly Silalahi menyampaikan visi-misinya, tiba-tiba salah pendukung TRS-Zainal, Denny Siahaan nyelutuk.

Mendengar celutukan itu, Ewin Purba pendukung pasangan Westo keberatan. Ia pun bangkit dari tempat duduknya dan berucap. “Dengar dululah, jangan begitu kalian. Tadi kan waktu TRS ngomong, kami tak ribut, hargailah,” ucap Ewin.

Tak terima ucapan Ewin, seorang pendukung TRS berpakaian loreng IPK (ikatan pemuda karya) langsung saja menantang Ewin. Seketika, dialog pun berubah menjadi ricuh.

Pantauan siantarnews.com di lokasi kejadian, kedua pendukung Paslon berupaya melerai pihak yang bertikai. Bahkan, Ewin langsung diseret ke luar. Tampak, beberapa pendeta menggelengkan kepala atas kejadian yang memalukan itu.

Meski begitu, pertengkaran pun kembali terjadi di luar. Ewin yang merasa dipojokkan, kembali menantang. Adu jotos pun nyaris terjadi, Beruntung beberapa anggota kepolisian yang diperbantukan mengawal Paslon menenangkan suasana.

Lantaran suasana dialog interaktif tidak lagi menyenangkan, Calon Wakil Walikota Siantar Hefriansyah yang didampingi timnya, memilih meninggalkan kegiatan.

Kepada sejumlah wartawan, Sefriandi Saragih, tim pemenangan Paslon “MANIS”  menjelaskan alasan pihaknya meninggalkan kegiatan itu. ” Kita sangat menyesalkan kejadian tersebut. Lembaga yang memfasilitasi kegiatan ini kan, STT HKBP. Di tempat ini lah, calon Teolog atau pun calon Rohaniawan untuk menimba ilmu, masa tidak dihormati. Kita kawatir, kisruh tadi berlanjut, Jadi, kita memilih walk out (keluar),” ujar Sefriandi.

Hal senada diungkapkan Cawawalkot Hefriansyah. Ia mengatakan, pihaknya sangat menjunjung sportifitas dan tatakrama dalam berpolitik. “Kita mencintai Siantar yang damai dan toleran. Segala sesuatunya harus kita selesaikan dengan santun,” katanya

Editor : REM

Baca Juga

Sedih! Kisah Suami Meninggal Memeluk Jasad Istri Usai Melayat Kerumah Keluarga Di Siborong-borong

SiantarNews|Siantar,- Sepasang suami-istri yang pergi melayat adiknya yang meninggal dunia di Siborong-borong berujung kisah sedih, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!