News Update
Siantar News / Headline / Dr Ria Tak Dicopot, Dokter RSU Dr Djasamen Siantar Bakal Demo Lagi

Dr Ria Tak Dicopot, Dokter RSU Dr Djasamen Siantar Bakal Demo Lagi

SiantarNews|Siantar,- Sikapi tuntutan yang belum terealisasi, para dokter di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Djasamen Saragih Kota Siantar gelar rapat di depan instalasi forensik rumah sakit itu, Senin (7/11/2016).

Hasilnya, bila jabatan Direktur RSU Dr Djasamen Saragih tidak segera dicopot dari dr Ria Novida Telaumbanua, maka para dokter di rumah sakit milik Pemko Siantar tersebut “mengancam” akan kembali berunjuk rasa (demo).

Bahkan aksi mogok kerja juga bakalan dilakukan dokter dan perawat, hingga pencopotan dr Ria dilakukan Pj Walikota Siantar, Anthony Siahaan. Hasil rapat seperti itu, tidak terlepas dari sikap DPRD Siantar melalui sidang paripurna, yang juga meminta pencopotan jabatan dr Ria.

Hal seperti itu disampaikan dr Harlen Saragih didampingi sejumlah perawat, selepas mengikuti rapat. Katanya, baik dokter maupun perawat, menolak permintaan  dr Ria, yang ingin bertahan hingga bulan Desember tahun 2016 ini.

Sebut dr Harlen, aksi demo akan dilakukan Jumat mendatang, dengan jumlah massa yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Itu dilakukan, bila tidak terjadi pencopotan jabatan dr Ria.

Sementara itu, politisi Partai Gerindra, Netty Sianturi mendesak Pj Walikota agar menyikapi dan menuntaskan persoalan di RSU Dr Djasamen Saragih dengan cepat.

Karena konflik yang terjadi disana, bila tidak segera dituntaskan, yang dirugikan adalah masyarakat. “Pj Walikota harus selesaikan permasalahan yang ada di RSU. Dengan secepatnya mencari solusi yang tepat,” ucap Sekretaris DPC Partai Gerindra Siantar tersebut.

Editor : MGP

Baca Juga

Sedih! Kisah Suami Meninggal Memeluk Jasad Istri Usai Melayat Kerumah Keluarga Di Siborong-borong

SiantarNews|Siantar,- Sepasang suami-istri yang pergi melayat adiknya yang meninggal dunia di Siborong-borong berujung kisah sedih, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!