News Update
Siantar News / Headline / Boru Siadari Parrengge-rengge Dijambret, Rp 10 Juta Lenyap
Sondang Siadari didampingi rekannya saat melapor ke Mapolsek Siantar Barat

Boru Siadari Parrengge-rengge Dijambret, Rp 10 Juta Lenyap

SiantarNews|Siantar-Sondang boru Siadari, pedagang kaki lima alias Parrengge-rengge di Parluasan, ketiban sial. Pasalnya uang hasil penjualan yang disimpan dalam tas sebanyak Rp 10 juta, dirampas dua orang pria di Jalan Ade Irma Suryani, sebelum perempatan lampu merah dekat Kampus Evarina, Jumat (12/5/2017).

Ditemui di Mapolsek Siantar Barat, Sondang, menceritakan kejadian yang dialaminya. Ia menuturkan, saat itu dirinya bersama lima orang rekannya sesama Parrengge-rengge tengah menumpangi mobil pick up L 300 usai berjualan di Parluasan menuju pekan Tiga Balata.

Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba dari arah bekang mobil tersebut melaju sepeda motor Honda Supra X 125 list Hijau yang ditumpangi 2 orang pria dan selanjutnya merampas tas korban. Setelah berhasil mendapatkan incarannya, kedua pria itu langsung kabur menuju arah stasiun Kereta Api.

Selain uang Rp 10 juta, warga Panombean Panei ini juga kehilangan satu unit Handphone dan sejumlah surat penting.

“Biasa setiap pagi kami berenam ito parengge-rengge ini berjualan di Parluasan dari kampung kami dengan membawa hasil bumi seperti jagung, cabe, dan lain-lain,” jelas korban di Mapolsek Siantar Barat.

Korban juga menjelaskan setiap hari, dirinya beserta ke 5 temannya sudah terbiasa duduk di dalam bak terbuka mobil pick up L300
“Selesai dari Pajak Parluasan, kami berjualannya lagi ke Pekan Balata demi mencari sesuap nasi ito, dengan menaiki mobil Pick Up L300. Duduk di belakang kami dengan barang-barang yang kami beli seperti Baju, Tikar dan lain-lain,” ucapnya sembari menangis.

Masih kata korban, sopir yang membawa mobil pick up yang mereka tumpangi mengejar kedua pria itu, tetapi sesampainya di stasius kereta api mereka kehilangan jejak.
“Kami kejar sama sopir, namun sampai di Stasiun Kereta Api uda hilang orang yang menjambret itu. Kretanya Honda Supra X 125 warna hitam lis nya warna hijau. Di dalam tas ku duit jualan 10 juta sama hapeku lalu surat-surat penting,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Siantar Barat, Iptu J Sidabutar membenarkan pihaknya telah menerima laporan pengaduan korban perihal kejadian itu.
“Benar mereka sudah membuat laporan, sementara pihak kita masih melakukan penyelidikan,” ucap Sidabutar. (GID|PIS)

 

Baca Juga

DKI Kota Toleransi Terendah, Manado Kota Paling Toleran Menyusul Pematangsiantar

SiantarNews|Jakarta,– SETARA Institute menggelar konfrensi pers terkait peringkat kota toleran se-Indonesia (IKT). Hasil Manado sebagai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!