Siantar News / Headline / Biadab, Guru SD Ini Cabuli Siswanya Yang Masih Semarga Dengannya

Biadab, Guru SD Ini Cabuli Siswanya Yang Masih Semarga Dengannya

SiantarNews|Siantar,-Kabar buruk datang dari Sekolah Dasar (SD) ASISI Pematangsiantar yang mana nama baik sekolah dipertaruhkan akibat ulah salah seorang tenaga pengajar di sekolah tersebut, yang dilaporkan ke Mapolres Siantar dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap siswanya.

JP (8) merupakan siswa kelas 3 SD Swasta Katolik Asisi, diduga menjadi korban kelainan hawa nafsu Benyamin Purba, oknum guru di SD Swasta Katolik Asisi.

Benyamin Purba pun dilaporkan keluarga JP (8) ke Mapolres Siantar pada Rabu 3 Mei 2017. Benyamin dilaporkan atas tuduhan pelecehan seksual terhadap JP.

Benyamin Purba yang diduga mengalami kelainan seksual ini nekat melakukan pelecehan seksual  kepada siswanya yang juga berjenis kelamin laki laki di lingkungan sekolah, tepatnya di dalam gudang penyimpanan bus jemputan sekolah.

Benyamin sendiri tidak lain adalah wali kelas JP di Sekolah Dasar (SD) Asisi Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, yang seharusnya menjaga dan mendidik anak didiknya untuk mendapatkan masa depan yang cerah.

Menurut keterangan salah seorang keluarga JP, E Br Aritonang,  JP yang tinggal bersama neneknya ini, dicabuli di dalam sebuah ruangan yang digunakan sebagai gedung tempat penyimpanan mobil jemputan SD Swasta Katolik Asisi.

“Ia (TKP,red) di sekolah. Dekat halaman sekolah ada gudang mobil, kan mobil sekolah ada 2, mobil jemputan (sekolah, red). Di gudang mobil itu lah !” terangnya kepada SiantarNews.com.

Masih kata Boru Aritonang, kejadian yang menimpa JP terjadi pada Kamis, 27 APril 2017, tetapi baru diketahui pada Rabu (2/5/2017).

“Kejadiannya Kamis (27/4). Kemarin (2/5) Oppungnya merasakan ada kejanggalan atas sikapnya  (JP-red)”, ujarnya di Mapolres Siantar.

Tidak terima atas kejadian yang menimpa putra dari saudarinya itu, E boru Aritonang beserta ibu nya membawa JP ke Mapolres Siantar untuk membuat laporan Pengaduan.

Sekolah Dasar Tempat Korban dicabuli

Salah seorang petugas kepolisian mengatakan saat ini kasus yang menimpa JP itu masih dalam pemeriksaan saksi untuk dimasukkan ke dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan akan segera diserahkan ke Unit PPA Polres Siantar
“Masih membuat BAP lae, nanti kalau uda selesai baru dilimpahkan ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)”, ujar petugas yang memakai pakaian preman itu sambil berlalu meninggalkan awak media.

Saat disambangi Siantarnews.com ke Sekolah Dasar (SD) Asisi yang berada di Jalan Viyata Yudha, Kamis (4/5/2017), Kepala Sekolah yang merupakan Yayasan Katolik itu sedang tidak berada di tempat. Bahkan Guru-guru yang ditemui di lokasi pun seakan bungkam terhadap kasus yang menimpa rekan satu profesinya itu.

Sampai berita ini diturunkan ke meja redaksi, Benyamin Purba belum berhasil dimintai keterangan. (GID|Rey)

Baca Juga

DKI Kota Toleransi Terendah, Manado Kota Paling Toleran Menyusul Pematangsiantar

SiantarNews|Jakarta,– SETARA Institute menggelar konfrensi pers terkait peringkat kota toleran se-Indonesia (IKT). Hasil Manado sebagai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!