News Update
Siantar News / Rohani / Renungan Rohani : Dipilih Sebagai Batu Penjuru

Renungan Rohani : Dipilih Sebagai Batu Penjuru

Oleh : Pdt Sunggul Pasaribu, STh,MPAK

Bahan Bacaan : Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: “Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan.” (1 Petrus 2:7)

Penulis pernah diperlihatkan oleh seorang ahli designer bangunan perumahan atau gedung bertingkat, gedung pencakar langit pada suatu rapat rencana pembangunan suatu gedung di tempat saya bekerja. Dengan kelihaian dan peralatan tehnologi canggih yang dimilikinya ia mendemonstrasikan hasil karyanya. Saya begitu tergagum, merasa heran, karena foto bangunan tersebut begitu indah, megah, dan menakjubkan.  

Tetapi di balik hasil karya sang designer ini, dia masih berkata kepada saya,: “ Bapak, apa dan bagaimana pun hasil karya saya untuk pembangunan sebuah rumah, atau gedung bertingkat hingga pencakar langit yang bapak lihat indah, dan megah, tetapi semua ini tidak bisa terwujud berdiri bila dasar bangunan (fundasi) tidak dibuat dengan kokoh”.

Demikianlah halnya dengan kehidupan keKristenan kita di dunia ini. Kita tidak bisa hidup, berfikir tentang yang baik, tentang kebenaran, tentang perbuatan, tentang keadilan, tentang perjuangan bila kita tidak memiliki dasar pijakan sebagai sumber keyakinan untuk mengendalikan, mengatur, dan memimpin diri kita.

Rasul Petrus sebagai penulis surat ini memberikan gambaran tentang hidup orang percaya untuk mempertahankan keimanannya dengan memakai gambaran, pertama, tentang pola hidup sehat (1 Pet. 2:2), kedua, illustrasi tentang peran dan kegunaan batu dalam bangunan rumah (1 Pet. 2:7). 

Kemudian ia mengingatkan bahwa Yesus Kristuslah yang dimaksudkan Petrus sebagai makanan yang memberi gizi.  Untuk bangunan, bahwa Yesus Kristuslah sebagai batu penjuru yang terbuang tetapi Dialah yang menjadi keselamatan kita.

Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah  (ayat 5).  Yesus Kristus sudah menjadi ‘batu penjuru’ yang memberi keselamatan, perlindungan dan keamanan bagi gerejaNya. 

Istilah batu penjuru digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan daya tahan. Seperti batu fondasi yang penting dalam pembangunan sebuah gedung permanent, maka hendaknya setiap warga gereja memiliki iman yang kokoh dan kuat sehingga dapat bertahan dalam situasi dan kondisi apapun. 

Yesus Kristus telah meletakkan dasar iman bagi para murid dan semua pengikutNya, sehingga siapa yang percaya kepadaNya tidak akan dipermalukan (ayat 6b). Persembahkanlah korban pujian sembah syukur kepada Tuhan yang sudah memlilih dan menetapkan kita sebagai umat kepunyaan Allah.

Kita sebagai orang percaya, sebagai warga gereja telah dipanggil dan ditetapkan Tuhan sebagai batu penjuru, yaitu, sebagai batu yang tersusun rapi bagi pembangunan kerajaan Allah. Batu yang terkumpul dijadikan sebagai batu penjuru, sebagai pundasi bagi suatu bangunan rumah Tuhan di dunia ini.

Sesuai dengan panggilanNya kepada kita bahwa gereja dan orang Kristen dipilih dan ditetapkan Tuhan menjadi batu penjuru. Karena itu, panggilan ini adalah suatu pengorbanan dan kerelaan berkorban sebagai batu penjuru. Di mana peran dan fungsi batu penjuru (batu fundasi) sebagai batu alas, sebagai sumber inspirasi, sebagai sumber nasehat, sebagai sumber informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Kita adalah orang-orang pilihan Tuhan yang ditetapkan menjadi batu penjuru bagi pembangunan kerajaan Allah di dunia ini supaya manusia dapat hidup di dalamnya untuk menikmati anugerah, keselamatan dan kehidupan kekal. Amin.!

Pendeta Sunggul Pasaribu, STh,MPAK

Penulis, Dosen Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.

Baca Juga

Edy Rahmayadi Bantu Hewan Kurban Untuk Warga Korem 022/PT

SiantarNews|Siantar,- Keluarga Besar Korem 022/PT bersama masyarakat melaksanakan sholat Idul Adha 1438 H, bertempat Masjid Asy ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!