News Update
Siantar News / Regional / Medan / Gubsu Jamu Ketua Dan Sekretaris KPU Se-Indonesia

Gubsu Jamu Ketua Dan Sekretaris KPU Se-Indonesia

SiantarNews|Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi menyambut kehadiran Ketua dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi seluruh Indonesia di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman No 41 Medan, pertengahan pekan ini. Dalam acara jamuan makan malam tersebut, Gubsu Erry menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Pilkada serentak berikutnya berjalan aman dan lancar. 

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua KPU RI Juri Ardiantoro, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, Ketua Bawaslu Sumut dan jajaran KPU Provinsi seluruh Indoneasia. Kehadiran mereka dalam rangka Pelaksanaan Rapat Pimpinan KPU yang akan digelar selama tiga hari. 

Dalam pidato sambutannya, Gubsu mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak lalu, Sumut merupakan provinsi yang mendapat catatan tersendiri. Tidak saja sebagai provinsi terbanyak yang menyelenggarakan Pilkada, yaitu 23 provinsi, Sumut juga menjadi satu-satunya daerah yang mengalami penundaan. 

“Dari sekitar 218 Pilkada di Indonesia, yang tertunda paling lama cuma di Sumut yaitu Kota Pematang Siantar yang baru saja digelar pada minggu lalu. Pada Pilkada tahap II tahun 2017 nanti, di Sumut hanya ada dua daerah yang melaksanakan Pilkada, yaitu Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Nah, Kota Tebing tinggi ternyata hanya memiliki satu pasang calon,” papar Gubsu. 

Erry menilai, untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, ada sisa 8 dan satu provinsi lagi di Sumut yang akan menggelar Pilkada. “Tentunya kehadiran KPU RI dan KPU seluruh Provinsi yang melaksanakan rapat pimpinan di Sumut adalah sesuatu yang  membanggakan. Mudah-mudahan ini berkah untuk Sumut,” kata Gubsu. 

Dia berharap pelaksanaan Pilkada serentak berikutnya, termasuk pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres pada 2019 berlangsung  lancar dan aman. Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan penyelenggaraan pemilu di Indonesia sebenarnya tidak berkualitas dengan pelaksanaan pemilu di negara maju seperti Amerika Serikat.  

“Amerika Serikat, negara yang maju dan sudah berumur jauh lebih tua dibanding Indonesia, beberapa waktu lalu melaksanakan pemilu lewat e-voting. Kita masih manual, tapi ternyata Amerika Serikat belajar dari Indonesia, bagaimana melaksanakan pemilu dengan proses manual,” kata Erry. 

Hanya saja, dia menilai yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan pemilu adalah penerapan E-recap. Hal itu menurutnya perlu agar masyarakat segera mengetahui dengan cepat hasil pemilu. Ketua KPU RI Juri Ardiantoro mengatakan selama tiga hari pelaksanaan Rapim. “Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan membahas berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan Pilkada,” pungkasnya. (BS)

Gubernur Sumut Bersama KPU Se Indonesia

Baca Juga

Truk Seruduk Rumah, Dimaafkan Pemilik dan Dikasih Makan, Eh Supir Ini Mencoba Lari

SiantarNews|Peristiwa,- Truk  pengangkut sampah BK 8107 J yang dikemudikan Suhendri (21) warga Lingkungan I Paya Pasir ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!