Siantar News / Regional / Medan / Membalap Usai Rampas Kalung Emas, Perampok Ini Tewas Digilas Truk
Pelaku Yang Tewas Usai menjambret

Membalap Usai Rampas Kalung Emas, Perampok Ini Tewas Digilas Truk

SiantarNews|Kriminal,- Satu dari dua pelaku penjambretan, Andi Mayar (22) warga Jalan Pasar 12 Kampung Kolam, Gang Tower, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, tewas di tempat kejadian setelah menabrak sebuah truk colt diesel di Jalan Perhubungan, Desa Lauddendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (27/12/2017) sekira pukul 11.00.

Tak hanya Andi, rekannya, Eko Pradana Siregar (24) warga Jalan Perhubungan, Gang Siabu, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, kritis dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara karena digimbali massa yang geram akibat ulah keduanya.

Kejadian itu bermula saat korban, Alex Lauren (16) berboncengan dengan kakaknya, Ayu Kristin Martondang (20) warga Jalan Rakyat, Gang Merpati III, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan menaiki sepeda motor Yamaha Vega Zr BK 2170 XI, pergi membeli sepatu di salah satu toko monza yang berada di Jalan Perhubungan, Simpang Beo, Desa Lauddendang, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Usai membeli sepatu dan hendak pulang ke arah Jalan Metrologi, bertepatan tak jauh dari Simpang Beo, korban dipepet 2 orang tak dikenal mengendarai Honda Beat BK 5714 AFJ merampas kalung emas milik Ayu dan langsung melarikan diri ke arah tol Lauddendang.

Spontan, korban bersama adiknya, Alex berteriak jambret dan mencoba mengejar kedua pelaku.Pelaku yang mengetahui dirinya dikejar mencoba melarikan diri.

Namun sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku oleng dan menabrak sebuah mobil truk colt diesel yang mengarah dari Jalan Metrologi ke Jalan Simpang Beo hingga membuat Andi Mayar jatuh dari boncengan dan tewas digilas roda truk. Sementara, temannya sempat melarikan diri.

Bersamaan dengan itu, Ketua FKPM (Forum Kemitraan Kepolisian Masyarakat) Desa Lauddendang, Sugiono (40) yang mendengar jeritan korban, juga ikut mengejar kedua pelaku.

“Pas terjadi tabrakan, saya ikut mengejar melihat salah satu pelaku masuk ke Gang Pendawa Lauddendang. Langsung saya kejar dan berhasil menangkapnya. Namun saya tak kuasa, massa begitu banyak dan mereka beramai-ramai menghakiminya hingga mengeluarkan darah segar, langsung saya telpon ke Polsek Percut Sei Tuan,” ungkap Sugiono.

Kedua Korban yang ikut terjatuh, dilarikan ke Klinik Nilawati Desa Lauddendang untuk mendapati pengobatan lebih lanjut. Beruntung, adik korban hanya mengalami luka ringan seperti luka lecet di kaki. Hanya saja, Ayu mendapati 10 jahitan di bibir dan gigi depan atas ompong dengan kening terluka akibat goresan aspal.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapatkan laporan tersebut langsung turun ke lokasi dan membawa pelaku RS Bhayangkara Medan dan mengamankan sepeda motor pelaku dan korban untuk barang bukti ke Makopolsekta Percut Sei Tuan.

Tak hanya di situ saja, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean juga sempat menjenguk kedua korban di Klinik Nilawati Jalan Perhubungan Desa lauddendang, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Tadi sempat menjenguk kedua korban di klinik. Syukurnya mereka tidak terlalu parah, anggota sudah membawa korban untuk mengarahkan membuat laporannya. Barang bukti kalung emas seberat 2 gram yang dijambret pelaku, sudah kita amankan,” ujar Pardamean.(Rey|GS)

Baca Juga

Bejat ! Begini Cara Pria Ini Cabuli Bocah 6 Tahun Tetangga Sendiri

SiantarNews|Kriminal,- NH, Seorang bocah berusia 6 tahun di Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), ...