News Update
Siantar News / Regional / Medan / Lagu “Sagak Gabe Boni” Ciptaan Trimedya Panjaitan dan Junimart Difestivalkan, Total Hadiah Rp120 Juta
FESTIVAL: Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan SH MH, Anggota Komisi III DPR RI Dr Junimart Girsang SH, Tarianus Panjaitan, Dolok Panjaitan, Boydo HK Panjaitan (Anggota DPRD Medan), Kapolres Taput AKBP DR Jonius Taripar Hutabarat MSi, personil Style Voice: Willy Hutasoit, Edward Panjaitan, Joe Marbun, AKBP Robin Simatupang dan Ahok menunjukkan CD album Style Voice yang akan difestivalkan, Sabtu (13/5) di Hotel Grand Aston Medan.

Lagu “Sagak Gabe Boni” Ciptaan Trimedya Panjaitan dan Junimart Difestivalkan, Total Hadiah Rp120 Juta

SiantarNews|Medan,-Lagu ciptaan Trimedya Panjaitan SH MH (Wakil Ketua Komisi III DPR RI) dan Dr Junimart Girsang SH MH (anggota Komisi III DPR RI) berjudul “Sagak Gabe Boni” difestivalkan 5 Juli babak penyisihan dan final 18 Agustus  di Hotel Grand Aston Medan.Pendaftaran dimulai 22 Mei-30 Juni 2017 di Jalan Iskandar Muda Nomor 133/24 J Medan Baru. Peserta trio adalah lokal dari Sumatera Utara atau yang ber-KTP kabupaten/kota di Sumut, tidak dibenarkan trio dari ibukota maupun provinsi lain.

Hal itu dikemukakan Trimedya Panjaitan kepada wartawan dalam konferensi persnya, Sabtu (13/5) di Jalan Gatot Subroto Medan. Turut mendampingi Junimart Girsang, Pengusaha asal Papua Tarianus Panjaitan, Dolok Panjaitan, Boydo HK Panjaitan (Anggota DPRD Medan), Kapolres Taput AKBP DR Jonius Taripar Hutabarat MSi, personil Style Voice: Willy Hutasoit, Edward Panjaitan, Joe Marbun, AKBP Robin Simatupang dan Ahok.

Trimedya mengatakan, Style Voice dipercaya menyelenggarakan festival, lagu wajib dan pilihan semua dari album Style Voice. Total hadiah Rp 120 juta, juara I akan mendapat hadiah Rp 40+trophy, juara II Rp 30 juta+trophy, juara III Rp 20 juta+trophy, harapan I Rp 15 juta, harapan II Rp 10 juta dan harapan III Rp 5 juta. Tidak hanya hadiah, para juara juga akan diajak ke dapur rekaman dan dibuatkan albumnya.

Kenapa Style Voice menjadi pilihan? Menurut politisi PDI Perjuangan ini, sepak terjang trio ini dinilai sangat bagus dan album yang dimiliki banyak digemari dan menjadi hits di kalangan orang Batak. “Mereka trio yang potensial untuk dimajukan karena punya idealisme yang baik, punya komitmen, dan mereka ini sekarang ikonnya trio Batak yang telah menggeser kepopuleran trio-trio senior mereka seperti Lasidos, Maduma dan yang lainnya,” kata Trimedya.

Selama ini kata Trimedya, trio-trio Batak tampil di kafe-kafe, kini panitia ingin mengangkat harkat dan martabat trio Batak ke tingkat yang lebih bergengsi lagi yakni festival di hotel bintang lima. Pelaksanaan ini bukan berlebihan, karena trio Batak adalah pemilik suara emas yang patut dibanggakan dan dihargai. Apalagi gudangnya penyanyi Batak adalah di Sumut, jika orang Sumut menilai lagu itu baik maka secara nasional lagu itu akan populer.

Diharapkannya, lewat festival ini akan lahir trio-trio berkualitas dan dapat meningkatkan animo penyanyi Batak untuk lebih berkreasi. Apalagi menurut pengamatan Trimedya, keberadaan trio Batak lima tahun terakhir ini  sudah mulai redup, bahkan sudah cenderung menyanyikan lagu-lagu Barat dan Indonesia. “Boleh-boleh saja lagu-lagu di luar Batak, tapi bahasa dan budaya Batak harus lebih kita lestarikan terutama lewat lagu, itulah salah satu alasan kenapa panitia begitu semangat menggelar festival ini. Kami berharap lahir penyanyi Batak berkualitas dari festival di Medan ini,” ucapnya.

Dikatakannya, Presiden Joko Widodo sangat perhatian terhadap Danau Toba sehingga terbentuk Badan Otoritas Danau Toba. Orang Batak tidak boleh diam dan jadi penonton, trio-trio Batak harus hadir di Danau Toba untuk menyuguhkan tampilan budaya Batak yang indah di alam Danau Toba yang menawan. Para seniman sudah bergegas menuju Danau Toba, artis senior Gusti Randa saja sudah melirik Danau Toba untuk menggelar pemilihan Putri Danau Toba Desember tahun ini. “Inilah sumbangsih kami dalam memajukan seni dan budaya Batak, ketika BODT sudah membangun Danau Toba, para trio Batak dan budaya Batak ada disana untuk memuaskan kehausan wisatawan terhadap alam dan budaya,” tuturnya.

Willy Hutasoit, personil Style Voice mengatakan, lagu Sagak Gabe Boni menggambarkan sesuatu yang tidak berguna, tapi ternyata bisa bermanfaat. Sagak artinya tunas yang tumbuh dari batang padi yang sudah dipanen, walupun tumbuh tapi dianggap tidak berguna karena bulir padinya pasti tidak ada sehingga akan dibuang. Tapi karena campur tangan Tuhan sagak tersebut bisa jadi benih (gabe boni) yang bermanfaat bagi petani. “Itulah makna Sagak Gabe Boni,” ucapnya.

Junimart Girsang mengatakan, festival yang digelar untuk menggali potensi penyanyi Batak yang belum pernah muncul. Lagu “Sagak Gabe Boni” diambil untuk memberi memotivasi semua orang bahwa hidup ini tidak percuma/sia-sia diberikan Tuhan. Terbukti banyak orang Batak yang berhasil. “Lewat lagu ini kita motivasi masyarakat, bahwa tiada yang mustahil bagi Tuhan, kalau kita berusaha dan berdoa,” ungkapnya.

Menurut mantan pengacara kondang ini, persatuan dan kesatuan di dalam trio Batak ini perlu ditingkatkan. Karena jarang ada trio bertahan sampai 20 tahun, kebanyakan pecah, lewat festival ini juga ditanamkan kepada trio Batak kebersamaan. Lagu Batak yang indah harus dipertahankan, karena ciri khas lagu Batak itu adalah trio yang mengangkat suara 1, 3 dan 5, bukan solo. “Danau Toba sudah mulai digalakkan, kami berharap trio Batak bisa jadi corong pariwisata Danau Toba sampai ke dunia internasional,” imbuhnya.

Tarianus Panjaitan mengemukakan, para juara festival jangan lagi pergi ke ibukota, karena di Sumut mereka pasti laris manis. Di Sumut sangat banyak pesta-pesta adat Batak seperti perkawinan dan pesta-pesta marga yang memerlukan trio. “Pasti mereka maju di Sumut ini, tidak harus ke Jakarta, karena kalau perantau datang ke bona pasogit  kami tidak harus membawa penyanyi dari Jakarta lagi, karena di daerah sudah bagus-bagus,” terangnya.(SIB)

Baca Juga

Alamak ! Bandar Narkoba Melarikan Diri Dibantu Warga

SiantarNews|Kriminal,-  Bandar narkoba berinisial S yang ditembak mati petugas Unit Reskrim Polsek Medan Barat sempat dibantui ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!