News Update
Siantar News / Regional / Medan / Kecelakaan Maut di Medan, Polisi Juga Buru Pengemudi Pickup, Ini Alasanny

Kecelakaan Maut di Medan, Polisi Juga Buru Pengemudi Pickup, Ini Alasanny

​SiantarNews|Siantar,- Terkait kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang menewaskan tiga orang di Jalan Ringroad Simpang Gagak Hitam Medan, Polisi telah menetapkan sopir truk sebagai tersangka. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, sopir Truk Saiful Fadli (41), sudah diamankan dan kini berstatus sebagai tersangka. “Sopir truk itu sudah diamankan dan statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Rina. 

Rina menjelaskan, selain sopir Truk, Polisi juga sedang memburu pengendara mobil Pick-Up hitam yang berjalan beriringan dari sisi kiri truk tersebut. Sebab, dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi kejadian mobil tersebut juga terlihat menabrak dan menggilas dua pengendara motor yang terjatuh dihantam truk pengangkut traktor itu. 

“Kita sudah memburu pengendara mobil Pick-Up itu, namun yang utama kita lakukan saat itu adalah menolong korban dan mengevakuasi jenazah yang meninggal,” jelasnya. 

Sedangkan, sejumlah saksi-saksi termasuk saksi korban juga akan dimintai keterangan. Selain itu, Polisi juga akan meminta rekaman dalam durasi yang lebih lama dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan. 

“Kita akan meminta bantuan Dishub Medan untuk menelusuri kelayakan Truk. Selain itu, menelusuri siapa pemilik truk dan alat berat yang diangkutnya termasuk datang dari mana dan akan ke mana tujuannya. Identitas itu akan kita ungkap besok,” ucap Rina. 

Namun, Rina belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan maut itu meskipun ada dugaan karena rem blong. “Rem blong itu masih asumsi (Penyidik). Hasilnya belum bisa kita pastikan. Sebab, dari rekaman CCTV seolah tidak ada upaya dari supir Truk Trailer itu untuk mengendalikan truknya, misalnya menabrakkan mobilnya ke pembatas jalan atau mencari lokasi aman untuk berhenti. Dia (Sopir Truk) sepertinya sengaja menabrak pengendara motor yang sedang berhenti,” terangnya. 

Terpisah, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui peristiwa yang sebenarnya. 

“Di sini (TKP) kita melakukan pengukuran, menganalisa, menggambar dan menyesuaikan dengan hasil rekaman CCTV. Sehingga, bisa diketahui penyebab terjadinya kecelakaan itu,” katanya. 

Menurut Indra, pengukuran yang dimaksud adalah titik mulai terjadinya kecelakaan hingga titik berhentinya truk tersebut. “Kita ukur, di mana truk itu mulai menabrak dan berhentinya dimana serta yang menghentikan laju kendaraan truk tersebut. Itu akan memberikan suatu fakta  pada penyidik tentang kecepatan truk. Sebab, sebelum menggilas para pengendara motor itu (Hasil rekaman CCTV) Supir truk sempat berbelok menghindari mobil yang ada di depannya,” ujarnya. 

Kemudian, menganalisa posisi para korban dan sepeda motor yang digilasnya.  “Apakah berhentinya Truk itu akibat kendaraan yang digilasnya atau jutstru remnya berfungsi kembali,” sebutnya.(SNW|BS)

Truk Yang Melanggar Sepeda Motor di Medan

Baca Juga

Tujuh Kapolrestabes dan Kapolres di Polda Sumut Dimutasi, Ini Pejabat Barunya

SiantarNewslMedan,-Telegram rahasia (TR) Kapolri Jenderal Tito Karnavian terbit secara bertahap sejak 15 November 2017 kemarin. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!