Siantar News / News Sumut / Ungkap Motif Pembantaian, Polres Tapsel Cari HP Istri Korban
Kasat Reskrim dan KBO bersama pelaku pembantaian (baju orange) saat paparan di Mapolres Tapsel

Ungkap Motif Pembantaian, Polres Tapsel Cari HP Istri Korban

Siantarnews,|Tapsel,-Satuan Reserse Kriminal Polres Tapsel masih mencari Handphone milik Helmy Dayanti Harahap (25) (istri Almarhum Parlindungan Siregar) dan pelaku sendiri. Hal ini dilakukan guna mengungkap kasus pembantaian pasangan suami istri di Desa Aek Sulum, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (27/92017) pagi lalu.Ini disampaikan Kapolres Tapsel AKBP Mohammad Iqbal melalui Kasat Reskrim AKP Ismawansa dalam press release yang digelar Satreskrim Polres, Kamis (5/10/2017) di Mapolres Tapsel.

Diketahui, dalam peristiwa pagi berdarah itu, suami istri, Parlindungan Siregar (31) dan Helmi ditemukan bersimbah darah dalam rumah mereka. Kondisinya, Parlindungan tewas sedangkan istrinya kritis. Berselang sehari dari kejadian itu, pelaku bernama Riski Harianto (25) diamankan di Pulo Bauk, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara yang juga diduga merupakan selingkuhan istri korban.

Perihal hubungan istri korban dengan pelaku juga dibenarkan oleh polisi. Meskipun istri korban yang masih dalam perawatan di Rumah Sakit Adam Malik, Kota Medan, menolak keterangan itu saat ditanya petugas polisi.

“Kasus ini masuk dalam pasal 338, 340 (Pembuhan dan Pembunuhan berencana) di Sipirok. Jumat kita berhasil melakukan penangkapan,” kata Kasat Reskrim, AKP Ismawansa

Ia juga menerangkan, dari pengakuan tersangka sendiri, motif pembunuhan itu berdasarkan perselingkuhan.

Barangbukti yang diamankan polisi ada dua buah parang, salahsatunya milik tersangka yang digunakan untuk membunuh korban dan telah dipersiapkannya sejak dari Kota Padangsidimpuan. Selain itu, ada obeng untuk mencongkel rumah korban, pakaian dan sepasang sepatu pelaku yang bersimbah darah dan ditinggalkan di sekitar TKP.

“Istri korban dirawat di Adam Malik, masih kritis. Kemarin sudah kita periksa, sementara masih belum ada pengakuan dari korban sendiri,” kata Ismawansa.

Diketahui sebelumnya, ada Handphone yang digunakan untuk komunikasi antara pelaku dan istri korban yang juga menjadi korban dalam pagi berdarah itu. Polisi mengatakan, saat ini masih dicari dan dalam penyelidikan.

“Itu masih dalam penyelidikan kita, ada beberapa barang bukti yang kita cari, termasuk Handphone, motif perampokan belum, barang berharga tidak ada yang hilang,” ungkap Kasat Reskrim menyahuti pertanyaan wartawan terkait bukti pesan singkat atau telepon, dalam hubungan komunikasi antara pelakuk dengan korban atau istri korban.

Terakhir, Ismawansa menerangkan, polisi masih akan terus mencari beberapa alat bukti dan petunjuk dalam kasus ini.(go.sumut)

Baca Juga

Diduga Selang Bocor, Kebakaran Nyaris Hanguskan Butik Milik Istri Walikota

SiantaraNews|Peristiwa,- Dua unit rumah semi permanen di jalan Sei Batang Serangan lingkungan 11 kelurahan Babura kecamatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!