Siantar News / News Sumut / Ingat Paling Lama 31 Januari 2017 LPJ Parpol Harus Sampai di Meja BPKP Sumut
Wabup Palas drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu C Ht memberikan arahan pada acara pembinaan Parpol di gedung Nasional Sibuhuan.(gosumut)

Ingat Paling Lama 31 Januari 2017 LPJ Parpol Harus Sampai di Meja BPKP Sumut

SiantarNews|Siantar,- Wakil Bupati Padang Lawas drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu C Ht menekankan kepada seluruh pimpinan partai politik yang ada di Kabupaten Palas, paling lambat per 31 Januri 2017 Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) dana pembinaan parpol tahun 2016 wajib sampai di meja Badan pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Kepala BPK RI yang dikuatkan Kepala BPKP Sumut kepada Pemkab Palas sekitar bulan yang lalu. BPKP Sumut menegaskan kalau LPJ parpol tidak sampai per tanggal 31 Januari, maka dana pembinaan tidak boleh lagi disalurkan ke partai tersebut.

“Oleh karena itu, seluruh parpol perlu menyikapi penegasan tersebut sehingga untuk pengucuran dana pembinaan tahun 2017 tidak bermasalah,” ungkap Wabup Palas saat membuka acara pelaksanaan pembinaan Parpol tahun 2016 di Gedung Nasional Sibuhuan, Senin (21/11/2016).

Dikatakan, pemberian bantuan keuangan kepada parpol digunakan sebagai dana penunjang kegiatan pendidikan politik dan operasional sekretariat parpol. LPJ bantuan keuangannya dilakukan dengan pertanggung jawaban secara eksekutif (administrasi) atau secara internal.

“Karena pertanggungjawaban pengelolaan bantuan keuangan kepada parpol bagian dari pengelolaan keuangan Negara atau daerah yang harus dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Sehingga kegiatan ini kata Wabup bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi parpol dalam pengelolaan dan pertanggung jawaban bantuan keuangan parpol yang bersumber dari dana APBD Palas, serta meningkatkan kualitas LPJ bantuan keuangan parpol.

Selain itu, Dia juga menyatakan kepengurusan Parpol di Kabupaten Palas masih diikat dalihan natolu (kahanggi, anak boru dan mora, red) memiliki potensi sangat baik, dan belum pernah sejarahnya pembangunan terhambat di Kabupaten Palas karena perbedaan parpol.

“Berkat dukungan dana pembinaan yang disalurkan Pemkab Palas sehingga bisa membangun struktur politik di Kabupaten Palas, dan memberikan pencerahan, pemahaman, kepada masyarakat makna berpolitim yang sebenarnya,” jelasnya.

Di dalam Al Qur’an kata Wabup, Allah mempersilahkan kita untuk berinovasi, dan berkreativitas  untuk merubah nasib pribasi, keluarga, dan merubah naib perpolitikan kita untuk lebih maju, untuk lebih cerah dengan berbagai usaha-usaha yang akan dilaksanakan.

“Melalui dana pembinaan parpol suatu wadah yang bisa kita salurkan, dan dijadikan sebagai momentum perubahan, sehingga kita bisa menciptakan inovasi dan kreativitas yang lebih baik dimasa depan melalui jalur Parpol yang kita pilih masing-masing,” sebutnya.

Secara terpisah Kakan Kesbang dan Politik Palas Eddi Mirson S Sos kepada GoSumut mengatakan Parpol yang mendapat dana pembinaan di Kabupaten Palas sebanyak 12 Parpol. Masing-masing partai Nasedm, PKB, PKS, PDI-P, Golkar, Gerindra, PAN, PPP, Hanura, PBB, dan PKPI.

“Peserta pelaksanaan pembinaan Parpol Kabupaten Palas merupakan perwakilan Parpol peserta pemilihan umum 2014 dan perwakilan KPU Kabupaten Palas,” terangnya.(gosumut)

Baca Juga

Diduga Dibunuh, Warga Kelurahan Kota Siantar Heboh Penemuan Mayat Penuh Darah

SiantarNews|Peristiwa,- Warga Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara digegerkan dengan penemuan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!