Siantar News / News Sumut / Kisaran / Elakkan Papan Bunga Satu Keluarga Tewas Dilindas Truk, Kedua Anak Panjaitan Tewas Menggenaskan
Suasana Saat Kecelakaan

Elakkan Papan Bunga Satu Keluarga Tewas Dilindas Truk, Kedua Anak Panjaitan Tewas Menggenaskan

SiantarNews|Peristiwa,- 4 orang yang masih satu keluarga tewas mengenaskan usai tertabrak satu unit truk tronton, Minggu (17/12/2017) sekira pukul 07.00 di Jalinsum KM 188-189, persisnya di dusun II Desa Pulau Maria Kecamatan Teluk, Dalam Asahan.

Informasi yang diterima, dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 4985 VBD, Sara Lestari (18) datang dari arah Rantau Prapat menuju Medan, berboncengan dengan Elly Muliani (30), Celsie Panjaitan (7) dan Arfan Panjaitan (5).

Sesampainya di Jalinsum KM 188-189, persisnya di dusun II Desa Pulau Maria Kecamatan Teluk Dalam Asahan, Sara diduga terkejut melihat ada papan bunga terjatuh di bahu jalan sebelah kiri, saat itu pula Sara mengerem secara mendadak.

Diduga hilang kendali, sepeda motor yang dikendarai tergelincir dan keempatnya lantas terjatuh di tengah-tengah bahu jalan.

Secara bersamaan, dari arah berlawanan, datang truk Tronton BK 9163 EL disupiri Henri Susianto Sipayung, warga Desa Bukit Kecamatan Sei Blangkejereng Kabupaten Gayo Lues Aceh bersama kernetnya Jhon Febriwan Saragih (29), warga Kecamatan Silau Kahean Simalungun, dan langsung melindas keempat korban.

Kasat Lantas Polres Asahan AKP Hendrik Aritonang S.IK melalui Kanit Laka Iptu Rusdi SH membenarkan kejadian tersebut.

“Betul. Keempatnya kita bawa ke klinik Siti Aisyah, tak jauh dari lokasi. (Setekah dinyatakan meninggal dunia) korban dibawa kerabatnya pulang ke (Desa) Padang Mahondang Pulo Raja. Sopir dan kernet truk masih kita mintai keterangan. Kita juga masih olah TKP,” ujar Rusdi.

Lanjut Rusdi, korban Sara Lestari merupakan keponakan dari Elly Muliani.

“Yang bonceng keponakan korban Elly Muliani, masih sekolah. Celsie sama Arfan anak kandung Elly. Infonya orang ini mau ke kota kisaran. Celsie di boncengan depan, yang balita diapit di tengah. Truk muat pakan ternak ayam seberat 33 ton, mau diantar ke Rantau Prapat,” ujar Rusdi melalui sambungan seluler.

Sementara itu, salah seorang perawat klinik Siti Aisyah ditanya mengatakan, keempat korban meninggal di lokasi.

“Yang bonceng mulai dari batas perut ke bawah hancur terlindas. Yang ibu satu lagi patah kaki kanan kiri. Yang anak perempuan, perut kanan robek, dan yang balita mengalami kepala pecah. Tadi udah dibawa pulang bang,” ucapnya sembari meminta identitasnya tidak dikorankan.(Rey|GS)

Klik Disini Untuk Mendaftar

Baca Juga

Kapal Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang Tenggelam, Wakapolres Masih Hilang

SiantarNews|Medan – Pencarian korban tenggelamnya kapal rombongan Kapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, terus dilakukan. Wakapolres Labuhanbatu yang ...