Siantar News / News Sumut / Bupati Nias Monitoring UN di SMPN 1 Gido
Bupati Nias Saat Monitoring UN

Bupati Nias Monitoring UN di SMPN 1 Gido

SiantarNews|Nias Induk,- Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP tahun 2017 di SMPN 1 Gido, Jalan Pemuda No. 5 Hiliweto Gido, Selasa (02/05).

Bupati dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Atobali Laoli, S.Pd.SD bersama Kepala Dinas Perhubungan, Kastpol PP dan Camat Gido serta sejumlah rombongan lainnya. Rombongan tiba dan disambut oleh Kepala SMPN 1 Gido Ediatinus Waruwu, S.Th. Bupati Nias Sokhiatulo Laoli kemudia menuju ruang Kepala Sekolah dan melakukan tanya jawab terkai  pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP. SMPN 1 Gido merupakan salah satu sekolah tuan rumah penyelenggara Ujian Nasional tahun 2017, tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Nias.

Ediatinus Waruwu menyampaikan kepada Bupati Nias, bahwa pelaksanaan UN di SMP yang ia pimpin berjalan dengan baik. Ediatinus menyampaikan bahwa peserta UN di SMPN 1 Gido berjumalah 276 Siswa dan 1 siswa tidak hadir, sementara laporan dari SMPN 3 Gido, jumlah peserta ada 32 siswa, tidak hadir 1 orang. Untuk SMPN 4 Gido peserta UN ada sebanyak 44 siswa dan seluruhnya hadir, untuk laporan peserta dari SMPS Nupela, terdapat peserta sebanyak 123 siswa dan tidak hadir 2 siswa. Ediatinus menutup laporan  dari SMP Swasta Kristen BNKP Tomosa dimana peserta sebanyak 22 orang dan 3 orang tidak hadir. Total peserta UN di SMPN 1 Gido, sebanyak 490 orang dengan menggunakan 28 ruangan.

” Sedangkan yang tidak hadir mengikuti UN pada hari I berjumlah 7 orang siswa”, terang Kepala Sekolah.

Ditambahkan Kepala Sekolah,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menghunjuk SMPN 1 Gido sebagai satu-satunya, SMPN rujukan di Kabupaten Nias, setelah melalui proses seleksi oleh tim dari Kementerian beberapa waktu lalu.

“Usai proses seleksi, SMPN 1 Gido mendapatkan bantuan berupa swakelola sebesar 1 miliar, 485 juta rupiah yang dialokasikan untuk membangun beberapa ruangan berlantai dua beserta pintu gerbang sekolah”,terangnya.

Bupati Nias pada penyampaiannya dihadapan Kadisdik Kabupaten Nias terkait penunjang tenaga kependidikan, pada pelaksanaan hak dan kewajiban, menghimbau agar sistem pembayaran gaji guru ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru dan tidak lagi melalui bendahara UPT Disdik di tingkat Kecamatan. Bupati juga meminta agar tata cara pengajuan kredit di Bank oleh guru agar tidak lagi menggunakan rekomendasi UPT Disdik namun cukup di tingkat Dinas Pendidikan Kabupaten Nias.

“Kita sangat mengapresiasi atas kinerja dan prestasi yang diraih, dan mengenai bantuan swakelola yang ditransfer langsung ke rekening sekolah, kita berharap agar perencanaan pembangunan tersebut melibatkan pihak terkait sesuai juknis pelaksanaanya, sehingga dapat dilaksanakan dan dikelola dengan baik”, ungkap Bupati. (Penulis:Ganda|Editor :Rey)

Baca Juga

Diduga Dibunuh, Warga Kelurahan Kota Siantar Heboh Penemuan Mayat Penuh Darah

SiantarNews|Peristiwa,- Warga Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara digegerkan dengan penemuan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!