Siantar News / News Sumut / Karo / Boru Sembiring Unggah Kisah Ponakannya Balita Disiksa Ibu Tiri, Anehnya Ayah Kandung Diam Saja
Kolase Facebook.com

Boru Sembiring Unggah Kisah Ponakannya Balita Disiksa Ibu Tiri, Anehnya Ayah Kandung Diam Saja

SiantarNews| Sebuah unggahan warganet viral, Selasa (22/5/2018).Foto itu memperlihatkan seorang anak balita dengan luka bekas siksaan kejam ayah kandung dan ibu tirinya.

Foto itu diunggah bibinya, Dwi Erni Sembiring, adik dari sang ayah balit. Menurut bibi korban, penyiksaan telah dilakukan untuk kedua kalinya oleh ibu tirinya.

Sementara ayah kandungnya, menurut Dwi Erni Sembiring, menutup mata seolah tak peduli terhadap aksi kekerasan yang diterima anaknya.

Kondisi keponakannya sungguh mengenaskan: tangan patah, bibir pecah, punggung & perut biru, kepala bocor, pelipis lecet, dan alat vital lebam.

Kesehatan psikisnya pun otomatis ikut terserang.

“Ga peduli aq samamu dan suamimu itu walaupin dia abangku. Kemana pun kau lari sembunyi, ga tenang jiwamu. Ga ada lagi kata maaf untuk perbuatanmu ber-2. Ntah apa isi otakmu itu….” tulis Dwi.

Bocah malang itu dikabarkan tak menutup mata untuk tidur, kerap mengoceh sendiri, berdiri terdiam di pojokan, dan tak mau tertawa.

Dwi menyatakan telah mengadukan kasus ini ke KPAI. Korban sendiri sedang berada di rumah bibinya yang lain di Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Dirinya masih ketakutan dan tampak sangat tertekan saat dihubungi Dwi lewat video call.

“Selama ini aku diam yah.. Kau mau jungkir balik sama bapak anak itu, terserahmu.

Dulu sempat kau buat keponakanku begini, aq diamkan karena bapaknya sendiri yg bilang ga akam diulangi…

Sekarang kau buat lagi begini malah lebih parah dari yg pertama, ga ada kurasa otakmu.

Kau perempuan, punya anak juga. Walau dia anak tirimu, ga pantas kau perlakukan dia begini.

Masih kecil dia, masih umur 4thn. Sebandel apa rupanya anak seumur itu maka bisa sampai hancur kau bua dia??

Asal kau tau yah, anak yg kau hajar itu bukan hanya sakit fisik tapi psikis juga. Untuk tutup mata mau tidur aja ga berani dia, ngoceh sendiri, berdiri disudu sudut rumah, ketawa pun ga ma lagi, sudah rusak kau buat psikisnya hantu…!!

Sekali ini a ga akan diam lagi, biar tau kau duanya suami istri.

Sama otakmu duanya yah… Ga peduli aq samamu dan suamimu itu walaupin dia abangku.

Kemana pun kau lari sembunyi, ga tenang jiwamu.

Ga ada lagi kata maaf untuk perbuatanmu ber 2. Ntah apa isi otakmu itu….

Seminggu ini sudah siap laporan pengaduan buatmu ya hantu…

Sekali ini sekalian kau kubuat terkenal dan banyak orang nyari kau.

Tunggu aja, banyak orang bantu kami. Kasus ini sudah kami share ke KPAI dan banyak yg membantu dan support kami.

Kau tunggu aja…

Kau pilih menyerahkam dirimu sendiri atau kau tetap sembunyi..” tulis Dwi Erni Sembiring.

Foto Dwi Erni Sembiring.

Perempuan yang diduga sebagai pelaku. (Facebook/@Dwi Erni Sembiring).

Foto Dwi Erni Sembiring.

Anak kecil korban kekerasan (Facebok/@Dwi Erni Sembiring).

“Setiap ada anak jadi korban kekerasan aku ngebayangin itu terjadi sama anaku, sakit hati,” tulis komentar Yeni Yani .

“Harus segera dapat pendampingan dari psikiater anak itu. Bukan hanya badannya yg sakit jiwanya pst juga terguncang itu. Cepat sembuh ya dedek Tuhan besertamu,” lanjut komentar Tien Rinawati Nainggolan.

Astagfirullah…jahat kali… Tak sampai hati aq melihatnya…. Kasian anak kecil d buat babak belur macam tuch…” komentar Niela Alein.

“Kasihan dede,ga tega liat anak sekecil itu yg harusya berlaria2an bermain sama teman2 tapi ini di siksa sama ibutirinya,semoga cepat di proses tuntut sekalian kak biar kapok dan tau rasa dia,” tulis Ji Fung.

“Ini ank yg prnh di aniaya yg Vidio ny viral it ya, Laporin aja si pelaku trs hukum mati agar tidak terulang lagi ,,,Krn it pembuatan biadab hewan pun tak akan menganiaya ank ny sendiri,” komentar Iin Purnomo.

Saat berita ini diunggah, postingannya pun sudah dibagikan netizen 5.888 kali.

Hingga berita ini diunggah, belum ada konfirmasi dari Dwi Erni Sembiring soal kelanjutan kasus anak balita tersebut, sejauh mana kejadiannya dan penanganannya. (Tribun)

Klik Disini Untuk Mendaftar

Baca Juga

English Debate Competition Nommensen Pacu Kreativitas Mahasiswa

SiantarNews|Medan,-Tidak ada ruang bagi kita untuk bersembunyi dari ruang globalisasi, untuk itu kemampuan berbahasa Inggris ...