News Update
Siantar News / News Sumut / Labura / Biadab Usai cekcok dengan istri, lelaki ini tiduri 2 putri kandungnya

Biadab Usai cekcok dengan istri, lelaki ini tiduri 2 putri kandungnya

​SiantarNews| Asahan, Perbuatan Bzl (34) benar-benar di luar batas kemanusiaan. Warga Desa Sei Lendir, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Asahan, Sumut ini tega menyetubuhi 2 putri kandungnya, M (14) dan B (11).

Berdasarkan informasi dihimpun, Bzl diringkus Satreskrim Polres Asahan, Rabu (16/11) pagi.

“Penangkapan Bzl berawal dari laporan istrinya atau ibu korban, MM (34), pada 15 November lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara, Jumat (18/11).

Awalnya MM hanya mengadukan pencabulan yang dialami M. Laporan itu ditindaklanjuti petugas Unit PPA Satreskrim Polres Asahan.

Setelah melakukan pemeriksaan, petugas mendatangi rumah mereka dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Sprei dan pakaian korban diamankan.

Saat rumahnya didatangi petugas, Bzl tidak ada di sana. Dia baru ditangkap keesokan harinya.

Dalam diinterogasi, Bzl mengaku sudah menyetubuhi putrinya sejak 7 tahun lalu.

“Pengakuannya sudah tidak terhitung lagi berapa kali. Cuma seingat dia sudah dari 7 tahun lalu. Perbuatan itu dilakukan di rumah, saat istrinya tidak ada di rumah, atau malam hari saat istrinya tertidur,” jelas Bayu.

Dari pemeriksaan juga diketahui korban Bzl tidak hanya M. Putri keduanya B belakangan juga jadi sasaran hawa napsu laki-laki itu. 

Bzl mengaku melakukan perbuatannya karena 7 tahun terakhir setelah cekcok dengan istrinya. Dia beralasan sakit hati dan terhina sehingga melampiaskan pada kedua putrinya. 

Polisi masih memproses kasus pencabulan ini. “Kita sudah mintai keterangan saksi-saksi, seperti kerabat dan ibu korban,” pungkas Bayu.

Editor : Rey

Baca Juga

Survei TII: Medan Kota Terkorup 2017

SiantarNewslJakarta,-Hasil survei terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) menyimpulkan kota Medan, Sumatera Utara, sebagai kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!