News Update
Siantar News / News Sumut / Berbuat Baik Kepada Teman Seiman
Pdt Sunggul Pasaribu

Berbuat Baik Kepada Teman Seiman

Oleh, Pdt. Sunggul Pasaribu,STh,MPAK

Bahan Bacaan, Galatia 6:10 : “ Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.”

Tunggu,! Jangan salah memahami. Perintah untuk berbuat baik kepada teman seiman bukan berarti hanya kepada teman seiman saja kita perlu berbuat baik. Nats Galatia 6:10 berkata ; “karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman”. Di sini objek kebaikan kepada teman seiman yang diutamakan. Artinya, bukan tidak boleh, bukan dilarang berbuat kebaikan kepada orang yang tidak seiman. Bukan demikian.!

Bagi Paulus berbuat baik terhadap teman seiman merupakan cara untuk memperkokoh persekutuan jemaat dalam menghadapi pemecah belah orang Kristen, melalui kekompakan dalam hubungan sesama orang percaya adalah cara mempererat persaudaraan dalam Kristus. Maka jangan pernah membuang kesempatan untuk berbuat baik kepada teman seiman.

Jika anda mengabaikan  ”kesempatan” ( Kairos – waktu yang genting dan terbatas) sekarang untuk berbuat baik, melayani, bersaksi, beribadah, siapa yang menjamin besok kesempatan yang sama seperti hari ini masih ada ? Jika anda dapat melukakan sesuatu yang baik hari ini untuk Tuhan dan sesama lakukanlah itu hari ini. Sebab esok hari mungkin tidak ada lagi. Ketahuilah, setiap perbuatan baik yang anda lakukan bagi sesama dalam kebutuhannya, itu adalah mujizat bagi orang itu. Jadilah mujizat bagi setiap orang dalam kebutuhannya.

Siapa yang perlu kita tolong? Kita perlu menolong orang lain tanpa melihat warna kulit, keturunan, pendidikan, agama dan latar belakang hidupnya.  Tanpa juga melihat apakah orang yang kita tolong itu akan membalas balik perbuatan baik kita atau tidak.

Namun Alkitab dengan tegas menasihatkan bahwa yang perlu kita tolong terlebih dahulu adalah saudara seiman:  “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” (Galatia 6:10).

Kata kunci dalam renungan ini bahwa mereka yang perlu ditolong, mereka yang diutamakan adalah teman seiman. Tanda kutip teman seiman bukan orangnya, bukan asal usulnya, bukan warna kulitnya, bukan status sosial ekonomi. Siapapun asalkan teman seiman yang diutamakan

Terlebih utama lagi kita harus memperhatikan dan menolong mereka yang mengajar kita tentang firman Tuhan, yang telah membimbing dan menuntun kita kepada kebenaran:  para hamba Tuhan, penginjil, pelayan Tuhan: “Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.”  (Galatia 6:6).  Kita dapat menolong para hamba Tuhan itu bukan saja dalam bentuk uang atau materi, tetapi juga rasa hormat dan menjunjung mereka dalam kasih (1 Tess 5:12-13).  Ingat, segala pengorbanan yang kita lakukan untuk mereka itu tidak akan pernah sia-sia. Amin.!

 

Penulis, Dosen Universitas HKBP Nommensen pematangsiantar

 

Baca Juga

Survei TII: Medan Kota Terkorup 2017

SiantarNewslJakarta,-Hasil survei terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) menyimpulkan kota Medan, Sumatera Utara, sebagai kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!