News Update
Siantar News / News Sumut / Bah! Pembobol Rumah di Taput Ternyata Putri Mantan Walikota
Istimewa

Bah! Pembobol Rumah di Taput Ternyata Putri Mantan Walikota

SiantarNews|Taput,-Pengungkapan kasus pembobolan rumah di Tapanuli Utara (Taput) menguak fakta mengejutkan. Tiga pelaku berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Taput.

Bahkan, salah satu pelaku, Grace boru Panggabean (39), adalah putri mantan wali kota yang menjabat dua periode di salah satu kota di Sumatera Utara.

Para pelaku diringkus pada Selasa (2/5/2017) sekira pukul 02.00 WIB dini hari. Selain Grace boru Panggabean yang merupakan warga Sibolga Sambas, dua pelaku lain yang diringkus adalah Alfian Chandra (24), warga Pancuran Klambir, Kota Sibolga dan Fuad Sitompul (28), warga Jalan Kolonel Bangun Siregar, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Ketiga tersangka berhasil ditangkap aparat Polres Taput pagi tadi dari lokasi Terminal Madya Tarutung. Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan,” ujar Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing.

Setelah ketiga tersangka ditangkap, mereka diinterogasi dan mengakui kalau mereka sedang menginap di hotel BBC Air Panas Sipoholon dan menyimpan barang-barang hasil curiannya dikamar Hotel tersebut.

“Petugas berhasil menangkap tersangka setelah menerima laporan dari salah satu korban pencurian, Rio Pahalatua Doloksaribu dari perumahan Villa Nature Jalan DR TD Pardede Panganan Lombu, Tarutung,” jelas Aiptu Walpon Baringbing.

Dan, mulai Senin (1/5/2017) sekira pukul 05.00 WIB, berdasarkan laporan korban, petugas Sat Reskrim Polres Taput melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengungkap pelaku.

Dari keterangan ketiga tersangka dalam pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Taput, mereka mengakui seluruh perbuatannya. Selain dari rumah Rio Pahalatua Doloksaribu, mereka juga mengaku sudah 8 kali beraksi membobol rumah di wilayah Taput, di antaranya Jalan DR TD Pardede 2 kali pada hari yang sama, dari Komplek Sadion Tarutung 1 kali, di Aek Siancimun 1 kali, dari depan STAKPN Silangkiang, Sipoholon 1 kali, dari Sarulla 2 kali dan dari Onan Hasang 1 kali.

“Namun mereka sudah lupa waktunya kapan mereka mencuri di tempat yang disebutkan tadi. Yang pasti mereka beraksi di wilayah Taput mulai Maret 2017,” ujar Baringbing.

Setiap melakukan aksinya, ketiga tersangka berbagi tugas dengan peran masing-masing, yakni Alfian Chandra membongkar jendela lalu masuk ke rumah, tersangka Grace Panggabean menunggu di pintu sambil memonitor situasi sedangkan tersangka Fuad Sitompul sebagai supir yang menunggu di mobil.

“Sebelum melakukan aksinya di wilayah Taput, ketiga tersangka telah mempersiapkan perencanaan dengan matang dari Sibolga. Terbukti , selama beraksi di Taput, mulai dari rental mobil dan alat pencongkel jendela sudah dipersiapkan. Setelah tersangka berhasil dalam setiap aksi, mereka selalu berfoya-foya untuk menghabiskan penghasilannya. Bila sudah habis, mereka beraksi lagi,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp700 ribu, note book, hp, handset, mouse, power bank.

“Saat ini ketiga tersangka masih dalam pemeriksaan intensif di ruangan Sat Reskrim Polres Taput untuk pengembangan kasus tersebut,” terang Baringbing.

Terpisah, salah satu keluarga dekat Grace Panggabean yang tidak ingin disebutkan namanya, setelah diperlihatkan foto salah satu pelaku tersebut membenarkan dan memastikan kalau itu adalah Grace RA Panggabean, putri mantan wali kota di salah satu kota di Sumut.

“Kok bisa jadi begitu ya,” katanya singkat.(sumber : pojoksatu)

Baca Juga

Survei TII: Medan Kota Terkorup 2017

SiantarNewslJakarta,-Hasil survei terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) menyimpulkan kota Medan, Sumatera Utara, sebagai kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!