News Update
Siantar News / Nasional / Yasona : Ada Bau Amis Di Kasus Antasari Azhar
Yasonna Laoly dan Antasari Azhar. Foto: Danu Damarjati-detikcom

Yasona : Ada Bau Amis Di Kasus Antasari Azhar

SiantarNews|Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly menghadiri acara syukuran bebasnya Antasari Azhar dari bui. Usai acara, Yasonna berkomentar soal kasus yang menyebabkan Antasari masuk jeruji besi.

Yasonna menilai kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasruddin Zulkarnaen itu masih penuh misteri. Belum jelas betul ada apa gerangan di balik selubung misteri itu, kecuali hanya ‘bau tak sedap’ saja yang tercium dari luar.

“Saya kan belajar hukum, saya merasakan ‘something smelly’ bahasa Inggrisnya, agak ada amisnya,” kata Yasonna, di Hotel Grand Zuri, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (26/11/2016).

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sendiri juga memberi penilaian bahwa kasus yang membelit Antasari penuh pertanyaan-pertanyaan. Yasonna sependapat dengan JK.

Politisi PDIP ini melihat Antasari sebagai warga negara yang baik sehingga dengan besar hati mematuhi hukum menjalani masa kurungan.

“Jadi walau pun kita melihat merasakan ada hal-hal yang misteri di balik itu,” kata Yasonna.

Antasari dinilainya sebagai ‘gentleman’ yang konsekuen terhadap keputusan hukum meski Antasari sendiri tak setuju dengan putusan hukum terhadap dirinya. Yasonna, saat membaca dokumen kasus, juga merasakan ada sesuatu yang mengganjal di hati saat mencermati kasus Antasari.

“Saya pribadi, jujur saja saya membaca kasus. Beliau mau meminta grasi, saya memproses grasi dan mengajukan itu, saya melihat argumen-argumen yuridis, fakta-fakta yuridis, ada yang di hati saya sendiri terselip sesuatu. Itulah yang barangkali suatu saat kita tidak tahu bagaimana,” tutur Yasonna.

Dia menyadari, kebenaran hukum dengan kebenaran hakiki selalu berjarak. Maka putusan hukum juga seringkali tak presisi seratus persen dengan kebenaran hakiki.

“Dalam sejarah perjalanan hukum di dunia ini, bukan hanya di Indonesia, bahkan pernah terjadi orang yang tidak bersalah dihukum mati. Tapi Pak Antasari itu mematuhi hukum. Dia menerima hukum itu dijalankan, walau pun dia merasakan ada sesuatu,” kata Yasonna.
(dnu/bag)

Baca Juga

Anak Penjual Tuak Ini Harumkan Indonesia dikancah Karate Internasional di Belgia

SiantarNews|Pekanbaru – Siswa SD asal Perawang, Siak, Riau, Bufon Sinaga membawa nama harum bangsa Indonesia di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!