News Update
Siantar News / Nasional / Ini Postingan Terakhir Mahasiswa Pembunuh Kekasihnya di Instagram
Pelaku dan foto kebersamaan keduanya saat berpacaran

Ini Postingan Terakhir Mahasiswa Pembunuh Kekasihnya di Instagram

SiantarNews|Palembang,-Suryanto alias Kempol, mahasiswa yang tega membunuh pacar bernama Soniya Priska Pratiwi (19), mahasiswi semester II Universitas Bina Darma (UBD), Sabtu (29/4/2017) sempat curhat di akun Instagramnya, sekaligus postingan terakhirnya.

Dia diketahui pelaku sempat meng-upload foto kedua orang tuanya dan status tentang hubungan dia dengan Soniya.

Tersangka Kempol meng-upload foto ibunya dengan tulisan “Sabar bae Mak, bakal ku balas dio kagek.”Dia juga upload foto ayahnya tujuh hari lalu dengan tulisan “Jago kesehatan kalo aku dak katek lagi.”

Sedangkan lima hari lalu, Kempol sempat menuliskan status sekaligus foto berdua dengan almarhumah.

“Kamu pernah tahu gak seberapa besar perjuangan aku untuk selalu bertahan. Disamping kamu, aku selalu berusaha kuat disaat aku lemah. Saat kamu jauh, aku selalu kejar kamu dimana pun kamu berada. Saat kamu masih sekolah, aku selalu temani kamu agar gak jatuh ke tangan laki-laki lain. Saat kamu udah besar, sampai kamu kerja pun aku selalu jagain kamu.

Hujan, panas selalu bersama. Canda tawa sampai nangis bersama. Kalo kamu lagi laper, aku selalu suapin kamu. Aku sayang banget sama kamu, aku gak mau kehilangan kamu. Udah gak ke hitung hari-hari kita selalu bersama, suka maupun duka. Kamu takkan terganti. Aku gak mau semua ini berakhir sia-sia karena ego kita. Kita harus saling menjaga, saling melengkapi satu sama lain. Aku cinta kamu @soniya_priska.pratiwi.”

Pantauan Sumeks Online (grup pojoksumut.com), di Jl Tut Wuri Handayani, RT 62 RW 10, Kelurahan Sukawinatan, Kecamatan Sukarami, kediaman tersangka Kempol terlihat sepi. Tak ada lagi orang di rumah itu. Orang tua Kempol entah ke mana pascapembunuhan yang dilakukan putra mereka.

Jarak rumah tersangka itu sekitar 200 meter dari kediaman almarhumah. Ketua RT 62, Rozikin yang mengantar wartawan ke rumah tersangka mengakui, sebelum pembunuhan terjadi, sempat ada cekcok mulut antara tersangka dan ibu korban.

“Di sini mereka cekcok mulut,” ujarnya menunjuk teras depan rumah tersangka.
Rozikin mengungkapkan, sekira pukul 12.52 WIB, ibu almarhumah meneleponnya, memberitahu ingin menjemput putrinya di rumah Kempol.

Sekira 15 menit kemudian, dia mendapat kabar dari sang istri kalau Soniya ditemukan bersimbah darah di rumah tersangka. “Saya langsung ke sana untuk melihat keadaan dan ikut menolong korban,” terangnya.

Setelah mengantar korban ke rumah sakit, Rozikin pulang. Saat duduk santai di poskamling tak jauh dari rumah tersangka, dia didatangi Kempol. Waktu itu pukul 13.30 WIB “Dia datang, bilang Pak, Aku nyerah,” ujarnya menirukan ucapan Kempol.

Dia langsung menelepon anggota Polsek Sukarami, yang kemudian datang menjemput Kempol. Dari semak di samping rumah pelaku, ditemukan pisau untuk menikam Soniya. Rozikin mengatakan kalau dua sejoli itu memang sudah lama pacaran. “Sejak SMP, sudah sering antar jemput, tapi tanpa sepengetahuan orang tua almarhumah,” jelasnya.(pjksmt)

Baca Juga

KPU Keluarkan SK Pedoman Pendaftaran 9 Parpol Untuk Pemilu 2019

SiantarNews|Jakarta,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang pedoman teknis pendaftaran 9 parpol untuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!