News Update
Siantar News / Nasional / Ini Pengakuan Mahasiswa yang Tega Membunuh Mantan Pacarnya
Pelaku dan foto kebersamaan keduanya saat berpacaran

Ini Pengakuan Mahasiswa yang Tega Membunuh Mantan Pacarnya

SiantarNews|Palembang,-Suryanto (24) alias Kempol, tersangka pembunuhan terhadap mantan pacarnya, Soniya Priska Pratiwi, sudah dua malam tidur di jeruji besi Mapolsek Sukarami, Palembang.

Sejak itu juga, pemuda yang masih berstatus mahasiswa ini mengaku selalu gelisah dan mengaku sering mimpi buruk.

“Mimpi seram terus. Terbayang kesakitan Soniya. Perasaan tidak tenang. Selalu dihantui rasa bersalah,” aku Kempol saat ekspose di Mapolsek Sukarami, kemarin (1/5/2017). Ketika dihadirkan petugas, tersangka terlihat mengenakan baju kemeja kerah warna cokelat dan celana pendek abu-abu.

Dia memakai kopiah cokelat. Sementara, kedua tangannya diborgol. “Aku sangat menyesal. Biarlah dihukum seperti ini, aku sudah pasrah,” sambungnya. Kempol yang tercatat sebagai mahasiswa semester X salah satu perguruan tinggi di kawasan Plaju itu mengaku gelap mata saat kejadian.

Sebelumnya, dia memang sudah menaruh pisau di laci dalam kamarnya. Pisau itulah yang dihujamkannya empat kali ke tubuh Soniya. Pembunuhan itu dalam kamar di rumahnya di Jl Tut Wuri Handayani, RT 62, RW 10, Kelurahan Sukawinatan, Sukarami, Sabtu (29/4/2017) lalu.

Pisau itu dia ambil dari dapur. Tersangka mengaku marah karena hubungan dia dengan korban tidak direstui. “Aku takut kehilangan. Tapi, emosi waktu itu tidak terkendali hingga aku bunuh dia,” ujarnya.

Kempol mengaku, hubungannya dengan Soniya tidak berjalan mulus. Selama enam tahun lebih pacaran, mereka sudah beberapa kali putus nyambung. Meski tidak direstui, mereka jalani hubungan sembunyi-sembunyi.

Namun dalam enam bulan terakhir, hubungan mereka makin renggang. Menurut tersangka, Soniya selalu menghindar dan terkesan makin menjauh. “Aku sakit hati. Jadi sering kirim SMS, ancam dia. Sebenarnya, aku ingin balikan,” akunya.

Sayang, nasi sudah menjadi bubur. Cintanya terhadap Soniya tak hanya kandas. Wanita pujaannya bahkan kehilangan nyawa akibat perbuatan sadisnya. Dia pun terancam menghuni penjara cukup lama. Kapolsek Sukarami Kompol M Khalid Zulkarnain melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan, mengatakan perbuatan tersangka akan dikenakan pasal 351 ayat 3 dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun.

“Saat ini, kasusnya terus kami dalami. Termasuk apakah di dalamnya ada unsur perencanaan atau tidak, masih dikembangkan” kata Marwan. Pihaknya telah menyita sebilah pisau dapur bergagang plastik warna oranye yang digunakan tersangka untuk membunuh korban. (snw|pjksmt)

 

Baca Juga

Anak Penjual Tuak Ini Harumkan Indonesia dikancah Karate Internasional di Belgia

SiantarNews|Pekanbaru – Siswa SD asal Perawang, Siak, Riau, Bufon Sinaga membawa nama harum bangsa Indonesia di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!