News Update
Siantar News / Fokus Redaksi / Bawaslu RI Minta Semua Pihak Bisa Terima Hasil Pilkada Susulan Kota Siantar
Ketua Bawaslu Dr Muhammad. (Foto : Edo/Sumutmedia)

Bawaslu RI Minta Semua Pihak Bisa Terima Hasil Pilkada Susulan Kota Siantar

SiantarNews|JAKARTA,  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI terus mengawal dan melakukan kolaborasi koordinasi secara intens dengan para pihak penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Susulan Kota Siantar 2016.

Mencermati dari segi persiapannya, kemungkinan potensi masalahnya sampai kepda Pilkada Susulan Kota Siantar digelar pada 16 November 2016 kemarin, Bawaslu menilai tidak ada hal-hal yang sangat mengkhawatirkan.

“Selama ini tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan atau misalnya dianggap ada kecurangan. Jadi, seharusnya para pihak bisa menerima hasilnya itu,” kata Ketua Bawaslu Dr Muhammad saat ditemui di Gedung Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016) seperti dilansir Sumut Media.

Namun demikian, menurut Muhammad, kalau misalnya ada keberatan terkait dengan prosesnya silahkan dilaporkan ke pengawas pemilu yang ada di Kota Siantar. Dari sana nanti akan diproses secara berjenjang oleh Panwas Siantar, Bawaslu Sumut atau Bawaslu RI.

“Sejauh ini masih berlangsung sebagaimana yang kita harapkan. Jadi sampai Bawaslu RI, Bawaslu Sumut, dan Panwas Siantar, kita belum ada mendapat laporan adanya dugaan pelanggaran,” ujarnya.

Ditambahkannya kalau pun ada pihak-pihak yang merasa keberatan dan ingin melaporkan, Bawaslu wajib untuk menindaklanjutinya kalau memang laporan itu sudah masuk.

“Prinsipnya, Bawaslu tidak ada mendorong orang agar ingin melaporkan. Tapi karena pelaksanaannya ada di Kota Siantar, jadi kita punya peraturan Bawaslu dan mekanisme koordinasinya secara berjenjang tapi seharusnya sudah ada laporan itu,” sergahnya kemudian.

Terkait laporan dugaan kecurangan data C6 yang kabarnya akan berdampak pada putusan sela, Muhammad mengatakan pihaknya akan mengkroscek ulang.

“Saya kira nanti akan dicek, kalau ada laporan sejumlah orang yang tidak mendapat undangan (C6) tentu panwas akan mengklarifikasikan kepada KPU. Sebab, KPU yang punya kewenangan dalam pendistribusian C6. Kita tidak bisa terlalu cepat memvonis bahwa akan ada penundaan,” pungkas Muhammad.

Berdasarkan hasil perolehan suara sementara yang dilansir situs KPU hingga Kamis (17/11/2016) pukul 11.30 WIB, pasangan Hulman Sitorus-Hefriansyah masih unggul dengan perolehan suara 59.336 suara (55,03%), disusul terpaut jauh oleh pasangan Wesli Silalahi-Sailanto dengan perolehan suara 25.542 suara (23,69%).

Sedangkan pasangan Teddy Robinson Siahaan-Zainal Purba diposisi ketiga dengan perolehan suara 18.919 suara (17,55%), urutan terakhir pasangan Sujito-Djumadi dengan perolehan suara 4.031 suara (3,74%). (Edo/SM)

Baca Juga

Ngogesa Panggil Pengurus Golkar Usai Mengundurkan Diri dari Cawagub

SiantarNews|Politik,- Usai menyatakan mundur dari pencalonan Wakil Gubernur Sumut, Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ngogesa Sitepu, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!