News Update
Siantar News / Headline / Truk Mitra PT TPL Membandel
Sebua truk logging mitra TPL yang ditilang, Rabu (2/11/2016)

Truk Mitra PT TPL Membandel

SiantarNews|Simalungun-Meski sudah dilarang untuk tidak memuat kayu melebihi muatan, namun sejumlah truk logging milik mitra PT Toba Pulp Lestari (TPL), tetap saja membandel.
Buktiknya, saat Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama Satlantas Polres Humbahas menggelar razia di Desa Hutajulu Kecamatan Pollung, tepatnya di perbatasan Humbahas-Kabupaten Samosir, Rabu (2/11/2016), belasan truk logging mitra PT TPL itu ditilang lantaran melebihi muatan (over tonase) yang ditentukan.

Kadishubpar Humbahas Mangupar Manullang  di sela-sela memimpin operasi menjelaskan, pihaknya melakukan razia untuk lebih meningkatkan pengawasan jalan sesuai  UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan serta Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 58/KPTS/M/2012 tentang penetapan kelas jalan berdasarkan daya dukung untuk menerima muatan sumbu terberat dan dimensi kendaraan bermotor di Pulau Jawa dan Pulau Sumtera.

Soal pengoperasian kembali truk logging mitra PT TPL, Mangupar mengaku hingga saat ini pihaknya bersama Polres Humbahas masih memberlakukan pelarangan bagi truk logging pembawa kayu eucalyptus itu.

“Tetap masih kita larang. Namun mereka bersikeras beroperasi dengan membawa muatan setengah dari muatan biasanya. Tapi dari pemeriksaan kita tadi, tetap masih saja masih melebihi tonase. Dan kita langsung keluarkan surat tilang. Pengakuan para beberapa pemilik truk itu, mereka sebagai mitra PT TPL tidak mampu mengoperasikan truk jenis colt diesel seperti yang disepakati beberapa waktu lalu di Polres Humbahas, dengan alasan mereka mengaku rugi, sebab biaya ongkos angkutan tidak sesuai  jumlah muatan eucalyptus yang dibawa.

Ruas jalan utama di Kabupaten Humbahas adalah kelas III yaitu untuk diimensi maupun ukuran kendaraan yang panjangnya maksimal 9 meter, lebar maksimal 2,1 meter dan tinggi maksimal 3,5 meter serta muatan sumbu terberat maksimal 8 ton atau total muatan kendaraan maksimal 16 ton.

Truk yang kerap lewat memiliki lebar 2,4 meter dengan panjang 11-12 meter, dengan tonase diprediski 30-40 ton. Dan ini merupakan salah satu pemicu kerusakan jalan di sepanjang jalan yang dilalui truk itu.

Penulis : SNW08

Editor : REM

 

Baca Juga

Survei TII: Medan Kota Terkorup 2017

SiantarNewslJakarta,-Hasil survei terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) menyimpulkan kota Medan, Sumatera Utara, sebagai kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!