News Update
Siantar News / Headline / Syukurlah, Kedua Perempuan Ini Ditangkap
Dua perempuan yang mengaku dari Tim Pemberantasan Pungli Mabes Polri. (Foto ist)

Syukurlah, Kedua Perempuan Ini Ditangkap

SiantarNews|Medan-Ada-ada saja ulah dua perempuan ini. Bukannya mendukung pemberantasan pungutan liar (pungli) yang saat ini tengah gencarnya bekerja, keduanya justru melakukan pungli ke sejumlah pengusaha di Kota Medan.

Untuk memuluskan aksinya, keduanya mengaku sebagai tim berantas pungutan liar (pungli) dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Repubik Indonesia. Lantaran ada korban yang curiga dan mengadu, keduanya pun berhasil diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Delitua, Kamis (10/11/2016) sore.

Keduanya ditangkap setelah melakukan penipuan dan kutipan liar kepada pengusaha di Delitua. Pelaku adalah Marlian Rusni (47), warga Jalan Bromo, Gang Silaturahmi, Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area dan Ossy Andari (23) warga Jalan Binjai Km 14,1 Dusun VIII, Kelurahan Mulio Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Delierdang.

Dari kedua pelaku penipuan ini, polisi menyita barang bukti 12 brosur basmi pungli, 25 brosur gratis kaki lima, kwitansi, 28 lembar catatan pengutipan uang dari masyarakat tentang pembangunan pertanahan Sultan Deli, uang diduga hasil penipuan dan pemerasan sebanyak Rp400 ribu, majalah dan pakaian seragam pelaku.

Seperti diungkapkan Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna pada wartawan, keduanya ditangkap berdasarkan tindak lanjut dari laporan korban ke Polsek Delitua. Dalam laporannya, korban yang mayoritas pemilik toko di sepanjang Pasar Delitua itu mengaku didatangi keduanya.

“Kedua pelaku ini mengaku sebagai utusan dari Mabes Polri. Kemudian memberikan brosur tentang basmi pungli dan brosur untuk tidak dikutip bayaran parkir. Kemudian mereka meminta bantuan untuk pembangunan Kantor Badan Pertanahan Sultan Deli. Mereka memberikan kwitansi yang sudah tertulis Rp250 ribu. Dinilai terlalu besar dan korban tidak memberi, korban malah meminta Rp50 ribu dan korban memberikannya,” kata Wira.

Sedikitnya ada enam pelaku usaha menjadi korban dan telah mendatangi ke Polsek Delitua untuk menyampaikan keberatan atas perbuatan kedua tersangka

Sumber : pojoksmt.com

Editor : REM

 

Baca Juga

Survei TII: Medan Kota Terkorup 2017

SiantarNewslJakarta,-Hasil survei terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) menyimpulkan kota Medan, Sumatera Utara, sebagai kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!