Aksi Seribu Lilin di Balige: Bebaskan Tulang Ahok…

Alex Siagian | Sabtu, 13 Mei 2017 07:05:09

Aksi Seribu Lilin di Balige/istimewa

Aksi Seribu Lilin di Balige/istimewa

Aksi lilin untuk Ahok dan kebhinekaan Indonesia terus merambat hingga ke Tano Batak. Di Kabupaten Toba Samosir, ribuan warga berbondong-bondong untuk mengikuti aski ‘Seribu Lilin’.

Bertempat di Monumen DI. Panjaitan, Balige, Jumat (12/5) malam, kaum muda, tua hingga anak-anak tampak hadir dengan membawa lilin masing-masing. Aksi damai ini dibuka dengan doa, orasi dan diselingi dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.

Dalam kesempatan itu, orator aksi menyuarakan dukungan terhadap Ahok dan agar masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Balige, untuk tetap menjaga Pancasila, keharmonisan antar umat beragama, dan mempertahankan NKRI.

“Masyarakat Balige cinta akan kedamaian, NKRI adalah harga mati. Mari kita pertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara,” teriak orator melalui pengeras suara yang disambut suara riuh ‘setuju’ dari para peserta aksi.

“Aksi ini tidak dikomandoi oleh panitia, ini adalah aksi spontanitas sebagai bukti bahwa kita perduli terhadap negeri ini,” ujar orator.

Selain riuh dari orator, massa aksi juga meneriakkan dukungan terhadap Ahok. “Bebaskan tulang Ahok, bebaskan tulang Ahok,” teriak massa aski berkali-kali sabil mengangkat lilin dan melambaikan tangan mereka. Ahok divonis 2 tahun penjara karena kasus penistaan agama dan langsung ditahan.

“Saya dari Laguboti. Saya ke sini karena dapat info dari media sosial. Secara pribadi, aksi ini adalah dukungan terhadap Ahok. Ahok saya analogikan sebagai lilin kecil ini, yang meleleh demi memberi sinarnya, itulah Ahok,” ujar Rinaldy Hutajulu, salah seorang massa aksi.

Aksi ‘1000 Lilin untuk Ahok’ ini terlihat mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian Polsek Balige, yang terlihat mengatur lalu lintas yang sedikit terkendala karena padatnya massa. Aksi serupa juga dilakukan di Parapat, Kabupaten Simalungun. (BGL|SNW)