News Update
Siantar News / Headline / Menteri Pariwisata : Silangit Harus Jadi Bandara Internasional

Menteri Pariwisata : Silangit Harus Jadi Bandara Internasional

SiantarNews|Taput-Pembangunan akses menuju lokasi wisata Danau Toba, terus dikebut pemerintah. Bahkan, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara, harus segera menjadi bandara internasional.

“Silangit tidak lama lagi harus sudah menjadi international airport,” kata Arief di Jakarta belum lama ini. Saat ini, kata Arief, percepatan perpanjangan landasan pesawat di Bandara Silangit dari 2.200 meter menjadi 2.650 meter sedang dilakukan. Termasuk pelebaran runaway dari 30 meter menjadi 45 meter.

Sementara untuk akses darat, lanjut Arief, juga dilakukan pembangunan terminal, yang semula hanya didesain untuk kapasitas 100 ribu penumpang setahun.

“Sekarang saja per bulan sudah 15 ribu dan per tahun 180 ribu. Sudah overloaded, sehingga harus sekalian didesain untuk 10-20 tahun yang akan datang,” ujarnya.

Selain itu, jalan dari Silangit ke Parapat sudah diperlebar di kanan dan kiri. Outer ring road di Samosir sedang dalam proses oleh Kemen PU PR. “Jalan tol dari Kuala Namu ke Tebing TInggi, lanjut ke Pematang Siantar,” ujarnya.

Pelebaran jalan dari Siantar ke Parapat juga sedang dilakukan. “Ditambah lagi akan ada aktivasi kereta api dari Medan ke Pematang Siantar. Itu akan sangat membantu pengembangan akses menuju danau terdalam di dunia tersebut,” ungkapnya. Selain membangun akses, pemerintah juga mengedepankan atraksi dan amenitas dalam pembangunan Danau Toba.

Terus Dipoles

Progres percepatan destinasi prioritas Danau Toba terus dikebut oleh Kementerian Pariwisata RI. Menpar Arief Yahya memantau setiap saat perkembangan satu dari 10 “Bali Baru” itu dengan kacamata 3A, yakni Atraksi, Akses dan Amenitas.

“Semuanya progres, akan lebih cepat jika tercipta Danau Toba Incorporated, atau Sumatera Utara Incorporated. Ketika tim di semua level solid, maka bisa berlari lebih speed, dan membuat banyak terobosan yang smart,” ucap Menpar Arief Yahya, kemarin.

Atraksi danau vulkanik terbesar didunia itu terus dipoles, dicarikan sisi paling kuat sebagai magnit untuk menjawab pertanyaan mengapa wisman harus berkunjung ke sana. Tidak mungkin hanya danau-nya saja. Karena itu harus menemukan kombinasi cantik antara nature, culture dan man made.“Inilah nanti yang akan didesain secara integrated oleh Badan Otorita yang memiliki kewenangan otoritatif dan koordinatif di sana,” ujarnya.

Akses, kata Arief Yahya, percepatan perpanjangan landasan pesawat di bandara Silangit dari 2200 meter menjadi 2.650 meter. Pelebaran runaway dari 30 meter menjadi 45 meter. Juga pembangunan terminal, yang semula hanya di desain untuk kapasitas 100 ribu penumpang setahun, sekarang saja per bulan sudah 15 ribu dan per tahun 180 ribu.

Sudah overloaded, sehingga harus sekalian di desain untuk 10-20 tahun yang akan datang. “Ditambah lagi aka nada aktivasi kereta api dari Medan ke Pematang Siantar. Itu akan sangat membantu pengembangan akses menuju danau terdalam di dunia tersebut,” ungkapnya. (bg/dtc/int/ms/snw)

Baca Juga

Gadis Cantik Gagal Dugem Didiskotik Karena Kena Ciduk Bawa Ekstasi

SiantarNews|MEDAN-Keburu ditangkap polisi, Sucihayati (26) warga Jalan Starban, Gang Garuda, Medan Polonia gagal untuk dugem ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!