News Update
Siantar News / Headline / Mabuk Tuak, Hezekiel Waruwu Tikam Onekesi Gulo Hingga Tewas
Korban, Hezekieli Gulo (Foto Ganda)

Mabuk Tuak, Hezekiel Waruwu Tikam Onekesi Gulo Hingga Tewas

SiantarNews|Gunungsitoli-Hezekieli Gulo (48) alias Ama Resa tewas ditikam oleh Onekesi Waruwu (35) alias Ama Berkat, di Desa Orahilibadalu Kecamatan Mandrehe  Barat, Kabupaten Nias Barat, Rabu (10/5/2017).

Kejadian itu bermula saat Onekesi yang diduga tengah mabuk tuak melontarkan kata-kata kotor di depan Kedai Tuak milik Generasi Gulo sekitar pukul 19.00 WIB.

Ucapan Waruwu pun mengusik ketenangan Intropeksi Gulo alias Fesi yang saat itu tengah minum tuak. Ia menasehati pelaku untuk tidak membuat keributan lantaran orangtuanya tengah sakit.

Teguran itu tidak membuat ama Berkat (pelaku) diam malah semakin mengamuk sambil berkata “Saya sudah siap masuk penjara malam ini dan saya siap mati. Apa mau kalian,” tantang pelaku

Mendengar hal itu sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara pelaku dan Fesi. Kemudian, Generasi Gulo alias Ama Linda pemilik kedai tuak datang untuk melerai  keduanya, dan pelaku pulang ke rumahnya.

Tak lama berselang, pelaku kembali datang ke lokasi membawa sebilah pisau dan menghampiri Fesi. Seketika itu korban Hezekieli Gulo alias Ama Resa (25) berusaha menahan pelaku. Pelaku pun semakin beringas dan langsung menusuk dada sebelah kanan korban hingga membuat korban jatuh tersungkur ke tanah

Kapolsek Mandrehe AKP SP Siringo-ringo yang disampaikan PS. Paur Humas Polres Nias Aiptu O.Daeli, Jumat, (12/5/2017) menjelaskan, penganiayaan itu terjadi lantaran OW alias ama Berkat tidak bisa mengendalikan diri pada saat mengkonsumsi miras jenis  Tuo Nifarö (Tuak Nias),

“Kejadian berawal ketika pelaku yang telah mabuk berat berteriak sambil mengucapkan kata kata kasar sepanjang jalan di lewatinya tanpa diketahui kepada siapa dilontarkannya”, terangnya.

Kemudian, salah seorang warga berinial IG alias Fesi menegur pelaku supaya tidak ribut, disebabkan orang tuanya sedang sakit,

Ternyata, setelah dia pulang ke rumahnya bukan untuk istirahat tetapi mengambil sebilah pisau dengan tujuan untuk mendatangi  IG,

“Ama Resa (korban) melihat OW yang sudah dipengarui alkohol (mabuk) mencoba untuk menghalangi, namun naas baginya,  tindakannya itu malah membuat pelaku semakin mengamuk dengan menikamkan pisau di dada sebelah kanan HG.

Melihat HG tersungkur pelaku melarikan diri, ketika dia berpapasan dengan Wardin Gulo, pelaku juga menikam WG dan mengenai bagian lengan sebelah kanan.

“HG meninggal dunia sesaat setelah ditolong oleh warga sebelum dibawa ke Puskesmas. Sementara WG saat ini lagi mendapat perawatan medis,”ujar AKP SP. Siringo-Ringo.

Polsek Mandrehe masih berada di lapangan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku serta memeriksa saksi saksi yang melihat kejadian itu.

“Kita menghimbau kepada pelaku agar menyerahkan diri di Polsek Mandrehe dan kita menjamin keamanan pelaku,” jelas Kapolsek.

Informasi yang dihimpun Siantarnews.com, petugas kepolisian setempat telah mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa pisau dan pakaian korban yang masih berlumuran darah ke Polsek Mandrehe Polres Nias (Ganda|PIS|REM)

 

Baca Juga

Ada Prosesi Potong Kerbau di Nikahan Kahiyang di Medan, Ini Maknanya

SiantarNewslMedan,-Rangkaian acara adat Mandailing di pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution di Medan akan dilanjutkan pada Jumat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!