Siantar News / Headline / Erupsi Gunung Sinabung Luluh lantakkan Tanaman Petani dan Evakuasi Warga
Erupsi Gunung Sinabung

Erupsi Gunung Sinabung Luluh lantakkan Tanaman Petani dan Evakuasi Warga

SiantarNews|BERASTAGI – Peristiwa yang terjadi pagi tadi sekitar pukul 08:55 wib, erupsi Gunung Api Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo Sumatera Utara, telah membuat rakyat tanah Karo menjadi hiruk-pikuk dan meluluhlantakan tanaman petani.

Kekuatan erupsi yang terjadi pagi tadi adalah merupakan erupsi terbesar sepanjang secara. Karena dengan ketinggian 5 km ke atas dan 4,2 kesemping dan mengarah ke selatan, sehingga tidak sedikit jumlah Desa di radius 6 km dari Gunung tertutup abu setebal 20 cm.

Menurut salah seorang petani Tomat yg di temui GoSumut di desa Payung Herman Sembiring mengatakan jika di lihat dari abu yg menimpa tanaman ini sudah di pastikan tidak bisa hidup lagi, seperti tomat, cabe, kentang, kol, brokoli. Jadi sudah pasti kami mengalami kerugian total, moga pemerintahan Kab.Karo dapat memerhatikan kerugian kami ini.

Dari pantauan GoSumut di lapang yang terkena langsung abu erupsi teridiri dari 3 kecamatan, Payung, Naman Teran dan Simpang Empat.

Dari peristiwa tersebut Bupati, Dandim, Kapolres langsung turun ke lokasi melihat warganya dan Bupati meminta agar warga sabar dan jangan memasuki zona Merah karena kita tidak bisa memperadiksi kondisi Gunung Sinabung ini.

20 KK Terpaksa Dievakuasi Pasca Erupsi Sinabung

Pasca erupsi Gunung Sinabung setinggi 5 kilometer, sebanyak 20 Kepala Keluarga (kk) yang tinggal di Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo terpaksa di evakuasi.

Kepala Bidang Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Peranginangin mengatakan, puluhan Kepala Keluarga tersebut bukan diungsikan, melainkan hanya dievakuasi karena panik akibat fenomena gelap gulita dan hujan kerikil yang melanda rumah mereka.

“Iya tadi ada sekitar 20 KK yang terpaksa kita evakuasi sementara, karena mereka panik. Bukan diungsikan ya, hanya dievakuasi saja. Tapi masih banyak juga masyarakat di Desa Payung yang memilih bertahan,” katanya, Senin (19/2).

Natanail menegaskan, hingga saat ini mereka masih melakukan pendataan atas warga di wilayah terdampak erupsi. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atas erupsi tersebut. Namun, personel BPBD sudah bersiaga di akses-akses masuk menuju wilayah terdampak sambil membagikan masker pada warga.

“Sudah banyak sekali masker yang kita bagikan. Sudah lebih 50 kotak yang isinya masing-masing 1.000 lembar. Ini masih terus kita bagikan. Kami juga bersiaga di wilayah yang terkena dampak dari erupsi tersebut,” ungkapnya.

Gunung api Sinabung yang berada di Kabupaten Karo kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Gunung Sinabung mengeluarkan luncuran awan panas sejauh 5 kilometer ke arah Tenggara-Selatan sekitar pukul 08.54 WIB tadi.

Selain mengeluarkan material vulkanik juga terjadi gempa selama 607 detik. Untuk abu vulkanik, jarak luncur hingga 4.900 meter ke sektor selatan-tenggara dan 3.500 meter ke sektor tenggara timur. Kondisi puncak Sinabung masih tertutup abu dan saat ini arah angin mengarah ke Barat dan Selatan.(Rey|GS)

Klik Disini Untuk Mendaftar

Baca Juga

English Debate Competition Nommensen Pacu Kreativitas Mahasiswa

SiantarNews|Medan,-Tidak ada ruang bagi kita untuk bersembunyi dari ruang globalisasi, untuk itu kemampuan berbahasa Inggris ...