News Update
Siantar News / Headline / Biadab ! Usai Dirampok, Leher Nenek Ini Digorok
Korban, Nenek Stiang (Foto ist)

Biadab ! Usai Dirampok, Leher Nenek Ini Digorok

SiantarNews|Medan-Nenek Stiang (71) dibunuh kawanan perampok, di rumahnya Jalan Sunggal, Pasar 1, Perumahan Graha, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Sunggal, Selasa (1/11/2016) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Sadisnya, korban dirampok dan nyawanya pun dihabisi. Leher korban digorok dan bagian wajahnya mengalami luka lembam akibat hantaman benda tumpul. Usai kejadian, jasad korban ditemukan tergeletak di ruang tamu rumahnya.

Warga yang melihatnya segera melaporkan Polsekta Sunggal bahwa ada pembunuhan di kediaman korban. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini pun langsung ditangkap oleh petugas.

Kendati demikian, Kapolsekta Sunggal Kompol Daniel Marunduri belum mau menjelaskan secara rinci soal kasus perampokan disertai pembunuhan ini. Ia hanya membenarkan adanya kejadian sadis dan telah mengamankan seorang pelakunya.

“Benar ada kejadian kasus perampokan dan disertai pembunuhan terhadap penghuni rumah. Untuk seorang pelaku sudah kita amankan dan kini masih dalam pengembangan kita,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, setelah menerima informasi ada kejadian pembunuhan, petugas langsung menuju lokasi kejadian. “Ada informasi kita terima bahwa ada pembunuhan, lalu kita langsung menuju tempat kejadian perkara dan menemukan korban sudah meninggal dunia dengan luka sabetan bagian leher,” ungkapnya.

Salah seorang saksi bernama Jasmin, 35, yang diketahui salah satu penghuni di rumah korban hingga kini masih dimintai keterangannya sebagai saksi. “Saksi Jasmin saat ini masih kita dalami keterangannya karena dia yang pertama kali menemukan jasad korban,” terang mantan Kanit Pidum Polrestabes Medan ini.

Sementara itu, menurut keterangan warga di sekitar lokasi Perumahan Graha, Kelurahan Sunggal, Medan Sunggal, Haviz, 36, mengatakan korban sehari-harinya membuka usaha kedai kelontong di depan rumahnya. Lalu diduga pelaku berpura-pura membeli di warung tersebut.

“Dari keterangan polisi yang ada di TKP sempat kudengar ada yang hilang dari korban. Rokok dan sejumlah uang dibawa kabur pelaku. Tapi pelaku lainnya ada yang ditangkap polisi dan ada samurai yang dibawa ke kantor polisi. Kurasa samurai itulah yan dipakai pelaku untuk membunuh korban. Korban kebetulan saat itu sedang sendiri di rumahnya. Kalau keluarga lainnya sedang beraktifitaslah bang,” kata Haviz.

Untuk proses penyidikan, jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim.

Sumber: Krim.com

Editor : REM

Baca Juga

Gadis Cantik Gagal Dugem Didiskotik Karena Kena Ciduk Bawa Ekstasi

SiantarNews|MEDAN-Keburu ditangkap polisi, Sucihayati (26) warga Jalan Starban, Gang Garuda, Medan Polonia gagal untuk dugem ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!