News Update
Siantar News / Headline / Bah, Proyek “Janggual” di Samosir Diprotes
Jamontang Simarmata. Foto istimewa.

Bah, Proyek “Janggual” di Samosir Diprotes

SiantarNews|Samosir-Pengerjaan proyek tahun anggaran 2016 di Kabupaten Samosir saat ini tengah berlangsung. Namun, sejumlah proyek tersebut diprotes lantaran terindikasi proyek “Janggual”

Direktur LSM Lingkari Samosir, Jamontang Simarmata kepada wartawan, Selasa (29/11/2016) mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah proyek “Janggual” di Dinas Tarukim. Untuk itu, ia mendesak Polres Samosir mengusut dugaan penyimpangan berbagai proyek “Janggual” tersebut

“Ada beberapa kasus yang kami nilai sangat janggal dan sepertinya anggaran yang diperuntukkan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat, sehingga kami berharap aparat kepolisian bisa turun tangan untuk mengusutnya,” katanya.

Informasi yang diperoleh Jamontang, baru-baru ini, oknum Kepala Bidang Dinas Tarukim Samosir berinsial “EP” diduga merupakan aktor pembagi proyek atau “kue” di dinas tersebut.

Beberapa pekerjaan yang dibaginya disinyalir penuh tanda tanya. Salah satunya rabat beton di Desa Parbaba yang berada persis dekat rumahnya.

Bangunan bernilai ratusan juta tersebut dibangun di atas lahan yang tak berpenghuni. Padahal, jalan rabat dibangun seyogianya untuk kepentingan dan bisa dinikmati masyarakat.

Bukan itu saja, kegiatan yang “dibaginya” seperti pembangunan irigasi di Kelurahan Pintu Sona, Pangururan juga diprotes oleh puluhan warga masyarakat. Pasalnya, bangunan tersebut dibangun di atas tanah sengketa yang perkaranya sudah berada di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Akibatnya, beberapa warga meminta supaya proses pembangunan dihentikan, dan Dinas Tarukim Samosir diminta menjelaskan kepada masyarakat terkait pembangunannya.

“Kami sudah meminta supaya bangunan untuk sementara dihentikan. Tanah tersebut masih bersengketa dan berkas perkaranya sudah di Mahkamah Agung. Kami juga akan menyurati pihak terkait dan meminta penjelasan,” kata R Simbolon salah seorang warga di Kelurahan Pintu Sona.

Sementara itu, “EP” yang dikonfirmasi tak bisa memberikan jawaban. Beberapa kali dihubungi dan dikirim pesan, tak kunjung memberikan jawaban.

Salah seorang pegawai Dinas Tarukim menyatakan EP mempunyai lebih dari satu nomor HP namun satu pun tidak ada yang aktif. (snw-sgrn)

Baca Juga

Kontainer Pengangkut Minuman Kemasan Masuk Parit di Janggar Leto

Siantar News|Simalungun,-Kendaraan pengangkut minuman kemasan yang di kemudikan Ramsos Simarmata warga Pematangsiantar masuk parit di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!