News Update
Siantar News / Headline / Agoh ! Tukang Tempel Ban Marga Sitohang Ini Berhasil Tipu Personil Angkatan Laut
Tersangka Pandapotan Sitohang (tangan diborgol) (Foto ist)

Agoh ! Tukang Tempel Ban Marga Sitohang Ini Berhasil Tipu Personil Angkatan Laut

SiantarNews|Samosir-Tim Intel dan POM Lantamal I Belawan meringkus pelaku penipuan yang mengaku sebagai pejabat TNI. Pelaku bernama Pandapotan Sitohang (34) warga Desa Palipi, Kabupaten Samosir. Sehari-hari pelaku bekerja sebagai pekerja tambal ban.

Kadispen Lantamal I Belawan Mayor Sahala Sinaga  menuturkan, pelaku ditangkap di Desa Palipi, Kabupaten Samosir, Minggu (13/11/2016). Penangkapan terhadap Pandapotan yang dipimpin oleh Asintel Lantamal I dan Danpomal Lantamal I Letkol Laut PM Zulkifli Pane berserta tim lainnya berawal dari informasi dari masyarakat dan meresahkan para pejabat TNI Poli. Pelaku ditangkap di kampung halamannya.

“Iya benar. Pelaku sudah kita serahkan ke penyidik Polda Sumut untuk proses penyelidikan selanjutnya,” ujar Mayor Sinaga.

Sinaga menambahkan, pelaku mengaku kepada warga bahwa ia bisa memasukkan warga menjadi personel TNI Polri dan bisa memutasikan sejumlah personel TNI Polri.

“Pelaku juga mengaku bisa memasukkan warga menjadi TNI Polri dan memutasikan pejabat aparat. Pelaku melakukan aksi penipuan ini sejak 2013. Tentu korban-korbannya banyak. Dalam menjalankan aksinya pelaku menggunakan media sosial untuk mencari korban,” beber Sinaga.

Sinaga menambahkan, kelakuan pelaku dianggap mencemari nama baik institusi Angkatan Laut.

“Institusi Angkatan Laut yang jelas sudah tercemar nama baiknya. Begitu juga nama institusi atau lembaga lainnya,” ucapnya .

Selain menangkap pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit laptop merek Acer Asphire, dua ponsel seluler, tiga kartu ATM, satu modem, satu lembar KTP atas nama pelaku, satu kartu pengenal LSM “Peduli Indonesia Raya atas nama pelaku, bukti setoran tunai Bank Mandiri dengan jumlah Rp20 juta, bukti resmi pengiriman wesel pos Rp 1 juta dan satu printer

Modus penipuan dilakukan Pandapotan, untuk mendapat uang dalam jumlah tertentu, ia kerap mengaku sebagai oknum pejabat TNI AL kepada pihak terkait seperti kepolisian sehubungan dengan suatu kasus yang dialami seseorang.  Pelaku mengaku kepada warga bahwa ia bisa memasukkan warga menjadi personel TNI/Polri dan bisa memutasikan sejumlah personel TNI/Polri.

Menurut Kadisen Lantamal I Belawan, sesuai dengan pengakuan pelaku, ia telah menjalankan kegiatannya tersebut sejak tahun 2013 lalu dan sejumlah unsur pejabat di lingkungan TNI AL sudah pernah menjadi korban penipuan Pandapotan.

Dari pelaku, pihak TNI AL juga menyita barang bukti berupa 1 laptop, 2 unit handpone, 3 kartu ATM BRI, Mandiri dan BNI atas nama GP, sebuah modem dan Simcard Simpati 4G, KTP atas nama PS, kartu pengenal LSM PIR atas nam PS, bukti setoran tunai Bank Mandiri kepada atas nama Gusmina Purba dengan jumlah uang Rp 20 juta, bukti resi pengiriman wesel pos sebesar Rp1 juta dan 1 unit printer yang diduga terkait tindak pidana penipuan yang kerap dilakukan PS terhadap orang lain. (snw-krm,trbrt)

 

Baca Juga

Gadis Cantik Gagal Dugem Didiskotik Karena Kena Ciduk Bawa Ekstasi

SiantarNews|MEDAN-Keburu ditangkap polisi, Sucihayati (26) warga Jalan Starban, Gang Garuda, Medan Polonia gagal untuk dugem ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!