News Update
Siantar News / Gaya Hidup / Benarkah Air Mineral Kemasan Mengandung Fluor yang Berbahaya?

Benarkah Air Mineral Kemasan Mengandung Fluor yang Berbahaya?

SiantarNews,-Kabar ini sudah lama beredar. Tentang air mineral kemasan yang disebut mengandungfluor dan membahayakan kesehatan. Jika belum tahu benar kebenarannya, sebaiknya jangan meneruskan kabar tersebut ke orang lain karena bisa meresahkan.

Dalam kabar yang beredar di dunia maya maupun melalui pesan berantai disebutkan fluor dalam air mineral kemasan bisa mengakibatkan kanker dan penurunan IQ. Terdengar menyeramkan ya. Tapi bagaimana faktanya?

Soal kabar ini sebenarnya Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia telah memberikan penjelasan. BPOM menerangkan fluor merupakan salah satu zat gizi yang kebutuhannya untuk setiap orang per hari diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia

Nah, fluor ditemukan banyak di dalam kerak bumi. Itu makanya semua air mengandung fluor, namun konsentrasinya berbeda-beda. Tak cuma di air, fluor juga ditemukan di tanah, udara dan tanaman.

Jika ada paparan fluor yang berlebihan dalam masa pembentukan gigi, bisa terjadi fluorosis. Kondisi ini bisa dialami tulang maupun gigi. Pada gigi, fluorosis terlihat dalam bentuk bintik-bintik cokelat atau kuning di permukaan gigi. Akibat bintik-bintik ini, gigi jadi mudah berlubang dan mudah terasa nyeri.

Pengaturan fluor, dalam hal ini fluorida, dalam air mineral juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Dalam peraturan Permenkes tersebut disampaikan bahwa kadar maksimum fluorida yang diperbolehkan dalam air minum adalh 1,5 mg/L. Jumlah maksimal ini sama seperti yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

Pengaturan lebih ketat terdapat dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, yang penerapannya bersifat wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 96/M-IND/PER/12/2011. Aturan ini menyebut batas maksimal fluorida di air mineral adalah 1 mg/L.

Atas kabar-kabar di media sosial yang sering beredar tanpa kebenaran yang jelas, BPOM mengimbau agar masyarakat lebih teliti dalam membaca label. Selain itu, jika masih merasa ragu-ragu, bisa memastikannya ke Contact Center HALO BPOM 500533 atau sms ke 081.21.9999.533 atau email: halobpom@pom.go.id.(det)

Baca Juga

Bikin ​Sendiri ​Pisang Nugget dengan Olesan Nutella!​

SiantarNews|Kuliner,-  Saat libur, sebaiknya luangkan waktu untuk berkreasi di dapur. Camilan pisang nugget yang sedang hits ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!